Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Oct 29 2021

    Novel Baswedan Kecam Habis-habisan Raker KPK di Hotel Bintang 5

    Kawula Muda, apa pendapat lo tentang agenda KPK di Jogja?

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Dok. TIRTO)

    Kawula Muda, baru-baru ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi sorotan. Pasalnya, lembaga negara itu mengadakan rapat kerja selama tiga hari di Hotel Sheraton Mustika, Yogyakarta pada Rabu (27/10/2021) hingga Jumat (29/10/2021).

    Sejumlah mantan pegawai hingga eks pimpinan KPK seperti Novel Baswedan pun mengecam agenda tersebut, karena dinilai telah menghamburkan uang-uang negara saat situasi yang sulit ini.

    Melalui akun Twitter-nya, Novel bertanya pada Rabu sore, "Etis nggak sih? Ditengah pandemi & kesulitan mengadakan acara begini?"

    "Salah satu kelebihan Pimp KPK skrg adl suka berbohong," cuitnya lagi pada Hari Sumpah Pemuda. Ia mengatakan bahwa selama ini KPK selalu mengadakan rapat kerja paling tinggi di hotel bintang 3. 

    Pun Novel mempertanyakan apa kegunaan KPK dalam melakukan reservasi satu restoran dan mengadakan acara gowes santai saat jam kerja.

    Melansir CNNIndonesia, rapat kerja organisasi dan tata kelola (Ortaka) KPK hari pertama diisi dengan pemaparan materi oleh Ignasius Jonan tentang Strategic Learning: Transformasi Organisasi menuju Purpose-driven Organization, pemaparan materi konsep struktur organisasi KPK, hingga agenda Fun Game & Team Work Lomba Kreasi Tumpeng yang diikuti oleh kurang lebih 55 orang peserta.

    Selanjutnya, pada Kamis (28/10/2021), Ortaka KPK dimulai dengan pemaparan materi roadmap KPK 2022-2045. Kemudian, dilanjutkan dengan pemaparan sistem akuntabilitas kinerja KPK, hingga menikmati hiburan musik di Kejawa Resto.

    Ada pula pertunjukan stand up comedy yang dilakukan 2 komika yang berdomisili di Yogyakarta. Keesokan paginya, acara gowes santai sejauh 6 hingga 10 kilometer diadakan.

    Acara tersebut dimulai dari Mapolsek Ngemplak Yogyakarta hingga Warung Kopi Klotok Kaliurang. Setelah itu, pada sore hari, diadakannya rapat pemusnahan hasil sadapan yang dinilai tidak relevan.

    Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango, pun diketahui tidak mengikuti raker tersebut, lantaran kondisi kesehatannya yang kurang baik.

    "Enggak apa-apa tidak ikut, saya pikir sebaiknya tetap ada yang stand by di kantor dan juga memang kemarin saya tidak terlalu fit," tutur Nawawi pada Jumat (29/10/2021).

    Menurut Kawula Muda wajar enggak, nih, agenda raker KPK?

    Editor Team

    COMMENT