Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    >
    Nov 05 2021

    Pemkot Depok Angkat Suara tentang Klaim Kota Depok Miliki Polusi Terparah

    Kalau menurut kamu, sumber polusi terbesar itu apa sih??

    Jalan Raya Margonda, Depok. (INSTAGRAM/SKYSCRAPERCITY BOGOR-DEPOK)

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Depok, Ety Suryahati ungkap polusi udara kota Depok telah dihitung dengan alat Air Quality Monitoring System (AQMS) dan mendapat hasil yang baik.

    "AQMS ini yang dipakai standarnya dan hasilnya baik," turut Ety dikutip dari IDNTimes.com. 

    Ia menjelaskan alat tersebut dipasang di Balai Kota Depok karena merupakan pusat pergerakan kendaraan. Posisi alat tersebut mempertimbangkan polusi kendaraan yang menjadi salah satu penyumbang polusi udara terbesar di kota Depok. 

    "Sumbernya dari kendaraan yang terbesar, makanya kita selalu melaksanakan uji emisi," ucap dia.

    Selain itu, Ety juga mengatakan pengujian kualitas udara tersebut telah dilakukan secara rutin. 

    Sebelumnya, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang Surya Tjandra mengatakan kota Depok memiliki masalah polusi udara tertinggi di Indonesia. Bahkan, polusi di Depok lebih tinggi dari pada Jakarta. 

    "Bahkan lebih parah dari DKI Jakarta, dimana penjelasannya kita ingin diskusi dengan pak Wali juga, barangkali perlu pendekatan tata ruang yang lebih rapih dimana koordinasi di lintas kementerian," ujar Surya saat melakukan kunjungan ke Depok, Senin (2/11/2021) dikutip dari IDNTimes.com. 

    Salah satu penyebab polusi yang ditekankan oleh Surya adalah emisi kendaraan, terutama karena adanya kemacetan di sejumlah pintu tol di Kota Depok. Karena itulah, ia mengatakan kementerian akan bekerja sama dengan Universitas Indonesia (UI) terkait solusi emisi kendaraan.

    "Habis ini saya mau ke UI juga, UI bisa bantu apa di Depok, jangan hanya berlokasi di Depok tapi kontribusi buat Depok-nya apa. Kebetulan saya alumni UI jadi boleh nanya gitu, ya. Nanti mau ketemu dengan teman-teman fakultas hukum," ungkap Surya.

    Editor Team

    COMMENT