Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Jun 07 2020

    Penggalangan Dana untuk George Flyod Capai Lebih dari Rp 184  Miliar

    Hai Kawula Muda, hanya dalam waktu kurang dari dua pekan, GoFundMe berhasil menggalang dana lebih dari Rp 180 miliar.

    George Floyd yang menjadi korban tindakan rasialis polisi Amerika Seikat. (INSTAGRAM/BLACK LIVES MATTER)

    Mengutip dari laman GoFundMe, Jumat (5/6/2020), dana untuk pemakaman George Floyd dan untuk menghidupi keluarganya telah mencapai lebih 13 juta dolar AS atau lebih dari Rp 184 miliar.

    Dana itu terkumpul dari 500 ribu donatur dan dikumpulkan dalam waktu kurang dari dua pekan setelah kematian George Flyod pada Senin (25/5/2020).

    Pengumpulan dana resmi yang dibuat oleh saudara lelaki Floyd, Philonise Floyd itu, merupakan salah satu kampanye GoFundMe tersukses sepanjang masa dalam jumlah uang yang terkumpul.

    Philonise juga menulis surat emosional di laman pengumpulan dana tersebut yang mengatakan bagaimana hidupnya telah “hancur” setelah kematian Floyd. 

    Diinformasikan, jumlah dana juga jauh melebihi target awal yaitu 2,5 juta dolar AS.

    “Dari lubuk hati kami yang terdalam, keluarga saya berterima kasih kepada Anda semua yang telah membantu. Meskipun kami tidak dapat menanggapi setiap ungkapan cinta pada saat ini, ketahuilah bahwa kami mencintai dan menghargai Anda semua,”  tulis Philonise di laman tersebut.

    Selain GoFundMe, mereka juga menunjuk ke pengumpulan dana lain yang juga sah, yakni “GEORGE FLOYD (BIGFLOYD)”, yang dibuat oleh saudara perempuan Floyd, Bridgett. Hingga awal pekan ini laman itu juga telah menerima sumbangan hampir 300.000 dolar AS atau sekitar Rp 4,2 miliar. 

    George Flyod terbunuh saat polisi (saat ini telah menjadi mantan polisi), Derek Chauvin, menekan leher Floyd dengan lututnya selama hampir sembilan menit saat melakukan penahanan. Floyd yang sempat mengatakan tidak bisa bernapas akhirnya pingsan dan kemudian meninggal dunia.

    Kematian yang terekam kamera video dengan jelas itu pun memicu kemarahan di seluruh Amerika dan menyebabkan protes meluas di berbagai negara. Beberapa aksi tersebut juga menjadi kerusuhan, bahkan sampai menyebabkan jatuh korban.

    Editor Team

    COMMENT