Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Sep 12 2020

    Penting! Ini Urutan Gejala yang Umum Terjadi pada Penderita Covid-19

    Hai Kawula Muda, ayo lebih peduli dengan kesehatan diri dan sekitar!

    Ilustrasi orang demam. (FREEPIK)

    Selama lebih dari enam bulan pandemi Covid-19, informasi tentang daftar gejala seseorang terpapar Covid-19 sudah sering diberitakan.

    Beberapa gejala sebetulnya mirip dengan penyakit lain yang tidak berbahaya. Namun, pandemi yang tak kunjung mereda membuat banyak orang paranoid jika mulai merasa kurang sehat. Tak jarang langsung curiga itu sebagai gejala Covid-19.

    Mengutip dari Kompas.com, sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Southern California (USC) merinci tentang gejala Covid-19 yang umum muncul.

    Gejala Covid-19Termometer, alat pengukur suhu tubuh. (FREEPIK)

     

    Urutan gejala yang banyak dialami oleh pasien adalah sebagai berikut.

    1. Demam

    2. Batuk dan sakit atau nyeri otot

    3. Mual atau muntah

     4. Diare

    Dilansir dari Headline, gejala-gejala tadi, biasanya muncul secara berurutan. Penting diperhatikan urutan tersebut agar dapat membedakan dengan gejala penyakit lain.

    “Urutan ini penting, khususnya untuk membedakan dengan penyakit seperti flu biasa yang menunjukkan gejala serupa,” ujar Peter Kuhn, salah satu penulis sekaligus profesor kedokteran, teknik biomedis dan kedirgantaan serta mesin di USC.

    Fakta tersebut diharapkan bisa membantu orang yang terkena infeksi Covid-19 untuk segera melakukan isolasi mandiri dan mendapatkan perawatan. Karena hal itu akan berdampak pada tingkat kesembuhan.

    Bedanya dengan gejala influenza

    INFLUENZAIlustrasi orang sakit batuk influenza. (FREEPIK)

     

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumpulkan lebih dari 55.000 kasus terkonfirmasi Covid-19 di China untuk memprediksi urutan gejala yang telah dianalisis para peneliti.

    Sementara itu, untuk membandingkan urutan gejala dengan influenza, para peneliti menganalisis data lebih dari 2.000 kasus Covid-19 di Amerika Utara, Eropa, dan bagian bumi selatan yang telah dilaporkan otoritas kesehatan antara 1994 hingga 1998.

    Penelitian tersebut juga menemukan bahwa pasien dengan flu musiman lebih umum mengalami batuk terlebih dahulu sebelum timbul demam.

    “Pada kenyataannya, ini mungkin sulit untuk dilihat karena flu sering kali dimulai secara tiba-tiba dengan serangkai gejala, termasuk sakit punggung, menggigil, dan batuk kering,” jelas Dr. Robert Glatter, dokter darurat Rumah Sakit Lenox Hill.

    Kesimpulan sejauh ini, jika influenza umumnya diawali dengan gejala batuk, Covid-19 cenderung diawali dengan demam.

    Temuan tersebut akan menguatkan bukti bahwa demam bisa dijadikan salah satu acuan untuk menyaring orang yang masuk ke fasilitas tertentu.

    Karenanya, untuk mencegah penularan, mari tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19, di antaranya adalah 3 M (memakai masker di ruang publik, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, dan menjaga jarak).

    Selain itu biasakan tidak menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang kotor.

    Editor Team