Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    >
    Sep 09 2022

    Selain Harga Barang Naik, Ini Imbas Kenaikan BBM yang Harus Kawula Muda Ketahui!

    Badai pasti berlalu, Kawula Muda~

    Ilustrasi Demo (UNSPLASH)


    Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terus menjadi topik hangat minggu ini, Kawula Muda. Akibat dari kebijakan pemerintah tersebut, masyarakat tentu merasakan banyak dampak terkait kenaikan BBM.

    Banyak pihak yang melayangkan protes atas kebijakan ini. Selain karena dirasa terlalu mendadak, ternyata banyak imbas yang berdampak pada masyarakat. Tidak hanya kenaikan harga, masyarakat juga merasakan berbagai dampak dari segala aspek.

    Berikut ini merupakan rangkuman beberapa dampak kenaikan harga BBM yang telah dirangkum oleh Tim Prambors. 

    Akan Terjadi Inflasi

    Menurut pengamat ekonomi, Dr Sri Rahayu Oesman, mengutip Kompas (07/09/2022) kenaikan BBM akan menjadi salah satu faktor penyumbang naiknya cost of production sehingga akan menaikkan harga jual. 

    Kenaikan harga BBM juga diprediksi akan menjadi salah satu faktor naiknya biaya produksi di pasaran sehingga harga-harga akan ikut melambung. Jika hal ini terus terjadi, inflasi diprediksi akan naik hingga tujuh persen. Hal tersebut juga bukan merupakan hal yang tidak mungkin terjadi.

    Perihal Tuntutan Kenaikan Upah dan Bantuan Dari Pemerintah

    Tidak hanya harga BBM yang naik, harga-harga dalam sektor lainnya pun ikut melambung. Hal tersebut membuat lahirnya tuntutan kenaikan upah. Tuntutan kenaikan upah tersebut diajukan terutama oleh para buruh. Para buruh menuntut kenaikan upah sebesar 13 persen dari gaji saat ini. Kementerian Ketenagakerjaan turut merespons permintaan tersebut. Staf khusus ketenagakerjaan mengutip Kompas pada Jumat (09/09/2022) menjelaskan bahwa terdapat ‘formula’ untuk menentukan gaji buruh. 

    Namun, pemerintah memastikan akan memberikan bantuan kepada rakyat yang terdampak kenaikan BBM ini. Menteri Sosial Tri Rismaharini menyatakan pihaknya siap sudah siap menyalurkan bantuan sosial dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT) kepada 18,4 juta keluarga penerima manfaat (KPM) usai Joko Widodo resmi mengumumkan harga bahan bakar minyak (BBM) naik, mengutip CNN pada Sabtu (03/09/2022)

    Tarif Angkutan Darat Naik

    Bukan hanya angkutan berbasis online, tarif kebanyakan angkutan darat juga dipastikan bakal naik, Kawula Muda! Hal tersebut sudah terbukti melalui sebagian jenis angkutan yang tidak diatur pemerintah sudah melakukan penyesuaian tarif. Namun, meski jenis angkutan yang masih diatur pemerintah belum melakukan penaikan harga secara serentak, pemerintah sudah berkoordinasi agar ada perubahan tarif pada jenis angkutan tersebut.

    Tidak tanggung-tanggung, kenaikan tarif angkutan darat diprediksi bisa mencapai 15% tergantung dari jenis angkutannya!

    Demo

    Beberapa dampak di atas tentu mengundang protes dari berbagai kalangan. Hampir satu minggu sejak kenaikan BBM, Sabtu (3/09/2022) masyarakat terus melakukan protes kepada pemerintah terkait kebijakan ini. Tidak hanya di Jabodetabek, demo protes kenaikan BBM juga dilakukan hampir di 34 provinsi di Indonesia. Demo ini dilakukan oleh berbagai kalangan, mulai mahasiswa, buruh, petani, nelayan, guru honorer, pembantu rumah tangga, buruh migran, miskin kota, hingga organisasi perempuan.

    Bahkan, mengutip CNBC pada Kamis (08/09/2022), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seluruh Indonesia atau BEM SI memberikan peringatan untuk menghindari beberapa lokasi vital pemerintahan karena biasanya demo akan dilakukan di tempat tersebut.

    Masyarakat Mencari Alternatif

    Masyarakat menganggap mereka tidak dapat terus menggantungkan harapannya pada pemerintah. Hal tersebut berakibat kepada masyarakat yang terus mencari alternatif terhadap kenaikan BBM ini. Dimulai dari mencari SPBU lain dengan harga bersaing, mencari alternatif kendaraan seperti sepeda listrik dengan berbagai jenis, hingga pengembangan energi alternatif yang semakin gencar dilakukan.

    Ternyata semuanya saling berkaitan ya, Kawula Muda.

    Editor Team

    COMMENT