Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    >
    Jun 17 2022

    Setelah Ganja, Thailand Berencana Legalkan Pernikahan Sesama Jenis

    Kalo jadi, Thailand akan jadi negara Asia Tenggara pertama yang legalkan pernikahan sesama jenis.

    Bendera Thailand (IStock/Georgrclerk)


    Negara Thailand baru-baru ini kerap menjadi topik pemberitaan mengingat baru saja melegalkan penanaman dan konsumsi ganja. 

    Kini, rencana kebijakan terbaru Thailand juga kembali membuat kontroversi. Hal itu dikarenakan Thailand tengah mengkaji undang-undang yang melegalkan pernikahan sesama jenis. 

    via GIPHY

    Apabila kebijakan tersebut disahkan, maka Thailand akan menjadi negara ASEAN pertama yang melegalkan perkawinan pernikahan sejenis tersebut. 

    Mengutip Reuters, kini parlemen Thailand baru saja selesai melakukan proses pembacaan empat rancangan undang-undang berbeda terkait pelegalan pernikahan sesama jenis. Adapun hak-hak yang disebut nyaris sama dengan pasangan heteroseksual. 

    Undang-indang tersebut juga memuat rancangan aturan yang lebih liberal hingga kosa kata untuk pasangan sesama jenis. 

    Sebelumnya, Thailand telah menggodok aturan tersebut dalam beberapa tahun ke belakang. Bahkan, tahun lalu, Mahkamah Konstitusi Thailand menyatakan bahwa pernikahan sesama jenis memang telah sah di mata negara. 

    Namun, mereka merekomendasikan bahwa undang-undang tersebut perlu diperluas. Hal itu untuk menjamin pemenuhan hak-hak semua jenis kelamin. 

    Sementara itu, sebelumnya Taiwan telah menjadi negara pertama di Asia yang melegalkan pernikahan sesama jenis. 

    Hubungan sesama jenis atau LGBT memang menjadi salah satu isu paling kontroversial di dunia. Tak hanya di negara Asia, beberapa negara Eropa juga tidak melegalkan hubungan sesama jenis tersebut. 

    Adapun  negara yang pertama kali melegalkan pernikahan sesama jenis adalah Belanda pada 2001 lalu, kemudian diikuti oleh Belgia (2003), Kanada (2005), hingga Spanyol (2005). 

    Editor Team

    COMMENT