Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    >
    Sep 07 2022

    Syarat Capres 2024, Tak Boleh Ada Riwayat Mabuk, Judi, dan Zina

    Larangan perilaku tercela masuk dalam syarat pencalonan Presiden.

    Ilustrasi Pillpres 2024 (RAKYAT MERDEKA)


    Kandidat untuk calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang ingin maju dalam Pemilu Presiden atau Pilpres 2024, tidak boleh memiliki riwayat perilaku tercela.

    Hal tersebut masuk dalam pasal 169 huruf j Undang-undang (UU) Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

    "Tidak pernah melakukan perbuatan tercela," bunyi pasal 169 huruf j UU Pemilu, melansir dari CNN Indonesia, Rabu (07/09/2022).

    Aturan tersebut merinci bahwa maksud 'tidak pernah melakukan perbuatan tercela' adalah tidak pernah melakukan perbuatan yang bertentangan dengan norma agama, norma asusila, dan norma adat.

    Ilustrasi pilpres 2024Ilustrasi Pillpres 2024 (LIPUTAN6)

     

    “Seperti judi, mabuk, pecandu narkotika, dan zina," berikut penjelasan pasal 169 huruf j tersebut.

    Selain itu, UU Pemilu pasal 227 juga mengatur bahwa tiap capres-cawapres wajib menyertakan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Mabes Polri ketika mendaftar ke KPU untuk pembuktian bahwa capres dan cawapres tidak pernah terlibat perbuatan tercela dan diproses hukum.

    KPU harus membuat peraturan bahwa seseorang harus tak memiliki perbuatan tercela ketika ingin mendaftar sebagai capres dan cawapres di pemilu 2024.

    Enggak itu saja, calon presiden-cawapres di Pilpres 2024 juga tidak boleh memilik riwayat melakukan pengkhianatan terhadap negara. Maksudnya, tidak pernah terlibat dalam gerakan separatis, serta tidak pernah melakukan gerakan secara inkonstitusional.

    Editor Team

    COMMENT