Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Jul 01 2021

    Vaksin Pfizer Disebut Aman untuk Anak dan Remaja, Segera Datang ke Indonesia Agustus 2021!

    Kawula Muda, kalau lo kebagian vaksin apa sih?

    Vaksin Pfizer (Reuters/Dado Ruvic)

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa vaksin Pfizer akan segera masuk ke Indonesia pada Agustus 2021. Tidak hanya vaksin Pfizer, Indonesia akan kedatangan kembali vaksin AstraZeneca.

    “Kita bulan ini (Juni 2021) akan masuk dari AstraZeneca, bulan Agustus 2021 juga akan masuk dari Pfizer, sehingga jumlah vaksin yang masuk pada semester kedua tahun ini akan menjadi semakin banyak,” ujar Budi Gunadi saat memberikan keterangan resmi kedatangan vaksin Covid-19 pada Rabu (30/6/2021), dilansir dari dari liputan6.com.

    Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi juga mengungkapkan bahwa vaksin Pfizer akan datang ke Indonesia secara bertahap.

    Vaksin Pfizer direncanakan datang di Indonesia sebanyak 50 juta dosis dengan tahapan lima hingga 12 juta setiap bulannya. 

    “Total dosis 50 juta yang akan tiba bertahap, mulai Agustus setiap bulan 5 sampai 12 juta,” ujar Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi kepada Health Liputan6.com.

    Uji klinis terhadap vaksin Pfizer

    Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyatakan bahwa vaksin Pfizer 95 persen efektif untuk mencegah Covid-19 pada usia 16 tahun ke atas.

    Selain itu, vaksin Pfizer juga disebut efektif untuk memicu respons imun pada anak-anak berusia 12-15 tahun.

    Riset yang dilakukan Public Health England (PHE) juga menyatakan bahwa dua dosis vaksin Pfizer dinyatakan 96 persen efektif untuk mencegah risiko rawat inap pada pasien Covid-19 varian Delta.

    Meskipun demikian, sampai sekarang Kemenkes masih melakukan uji klinis untuk mengetahui tingkat keamanan vaksin Pfizer. Menurut Nadia, hal ini baru bisa diketahui setelah uji klinis tahap tiga selesai.

    Selain itu, sebelum diberikan kepada masyarakat Indonesia, vaksin Pfizer juga masih memerlukan rekomendasi dari organisasi kesehatan dunia (WHO), Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dan Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).

    Selagi menunggu kedatangan dari vaksin Pfizer, Kemenkes kembali mendatangkan bahan baku (bulk) vaksin Sinovac pada Rabu (30/6/2021) dengan jumlah sebanyak 14 juta bulk.

    Menurut Budi Gunardi, semakin banyaknya vaksin Covid-19 yang datang dapat mempercepat vaksinasi. Program vaksinasi pada 181,5 juta rakyat Indonesia sendiri ditargetkan selesai pada akhir tahun 2021.  

    Editor Team

    COMMENT