Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Jul 13 2021

    Viral! Aksi Pencurian Patung Pocong di Alun-alun Lamongan

    Wah, jangan dicontoh ya becandaannya, Kawula Muda!

    Pencurian Patung Pocong Lamongan (news.detik.com)

    Petugas melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan Covid-19 dengan memasang patung pocong di Pos Polisi 901 Bantaran sebagai media sosialisasi. Namun, patung pocong tersebut malah dicuri oleh beberapa orang tidak dikenal. 

    Kasus pencurian ini terekam jelas dalam kamera CCTV yang berada di lokasi tersebut dan rekamannya pun tersebar luas di media sosial serta mendapat banyak respons dari warganet.

    Pihak kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti kasus ini. Pada Senin (12/07) polisi berhasil mengamankan 4 pelaku pencurian patung pocong dan saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan.

    “Sudah ditangkap dan sedang dalam pemeriksaan,” ujar AKP Yoan selaku Kasat Reskrim Polres Lamongan.

    AKP Yoan menjelaskan bahwa motif dari pelaku pencurian ini hanya iseng dan untuk menakut-nakuti orang. Namun, belum dapat memastikan apakah nantinya semua pelaku ini akan dikenakan hukuman karena masih didalami terlebih dahulu. 

    Aksi pencurian ini dilakukan pada Jumat (09/07/2021) pada pukul 01-00-02.00 WIB diawali dengan dua pelaku pertama yang mencuri lalu diketahui oleh dua pelaku lainnya. Sehingga mereka pun akhirnya ikut mencuri patung pocong tersebut. Diketahui bahwa mereka tidak saling mengenal. 

    Salah satu pelaku mengungkapkan bahwa dia tidak menduga aksi tersebut bakal membawa dirinya berurusan dengan kepolisian dan mengaku menyesal atas perbuatannya. 

    “Iseng aja. Itu (patung pocong) tak ambil terus dinaikin motor keliling kota. Bukan untuk menakut-nakuti orang. Hanya untuk lucu-lucuan sendiri saja. Tidak tahunya malah begini,” ujar sang pelaku. 

    Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana sebelumnya mengatakan bahwa pemasangan patung pocong dan spanduk ini merupakan bagian dari upaya edukasi masyarakat. Upaya ini juga dilakukan dengan menggandeng sejumlah tokoh-tokoh masyarakat pada bidangnya masing-masing. 

    Editor Team

    COMMENT