Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Jun 24 2022

    Viral Anak Perempuan Dicium Lelaki Tua, Polisi: Tak Ada Laporan Pelecehan

    Hati-hati ya, masih ada aja pelecehan seksual di sekitar kita.

    Ilustrasi kekerasan seksual (UNPLASH)


    Sebuah video viral yang memperlihatkan anak perempuan mengalami pelecehan seksual. Anak tersebut dicium pria di toko di Desa Mriyuan, Kecamatan Sidayu, Gresik, Jawa Timur. Video itu pun membuat geram warganet.

    Dalam video yang diambil dari CCTV, menampilkan anak kecil yang mengenakan jilbab dicium pria berbaju putih yang terlihat umurnya jauh berbeda dengan sang anak.

    Kapolsek Sidayu, Iptu Khairul Alam mengatakan, pihaknya sudah mendatangi toko yang menjadi lokasi peristiwa tersebut.

    "Anggota kami sudah mendatangi lokasi toko, tempat kejadian tersebut terjadi. Petugas kami juga sudah menemui pemilik toko dan orang tua anak tersebut, setelah video itu tersebar di media sosial Facebook," tuturnya, melansir dari Kompas, Jumat (24/06/2022).

    Ilustrasi kekerasan seksualIlustrasi kekerasan seksual. (FREEPIK)

     

    Khairul menjelaskan, polisi telah bertemu dengan orang tua korban. Mereka tidak berniat melaporkan kejadian itu kepada polisi.

    "Tidak ada laporan yang kami terima terkait kejadian itu. Bahkan saat ditemui petugas tadi, orang tuanya juga tidak mempunyai niatan untuk melaporkan," terang Khairul.

    Sementara itu, aktivis perempuan asal Surabaya, Siti Mazdafiah, menyayangkan pernyataan kepolisian terkait kekerasan seksual yang sebenarnya sudah terlihat jelas melalui CCTV.

    "Baik aparat maupun orang tua perlu mendapatkan wawasan terkait definisi kekerasan seksual. Sudah ada UUTPKS, dan UUPA, namun sepertinya belum dipahami betul," terang Siti, mengutip Detik.

    Siti juga menjelaskan, anak yang mengalami kekerasan seksual biasanya hanya terdiam. Dampak jangka panjangnya bisa anak itu tidak ingin datang ke tempat di mana ia pernah dilecehkan.

    "Pelecehan dan kekerasan seksual sekecil apa pun jangan diremehkan. Ke depannya, kondisi psikologis anak korban juga harus dicek berkala," tegasnya.

    Editor Team

    COMMENT