Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Jun 04 2020

    Viral, Lu Han Eks EXO Pakai Rompi Denim Berlafazkan Kalimat Syahadat

    Kawula Muda, gara-gara pakai rompi denin bertuliskan kalimat syahadat, Lu Han eks EXO diprotes penggemar.

    Lu Han eks EXO kedapatan memakai rompi denim dengan aksen kalimat syahadat. (INSTAGRAM/@luhan)

    Mantan personel EXO, Lu Han, viral di media sosial. Lu Han kedapatan memakai rompi denim bertuliskan kalimat syahadat.

    Jika dilihat secara seksama, terdapat beberapa aksen bordiran di rompi yang Lu Han kenakan, seperti logo alien di kanan dan kiri atas, logo superman di saku kiri, serta tulisan kalimat syahadat di bagian kanan bawah. 

    Dalam foto yang beredar di sebuah fansite, terbaca jelas kalimat syahadat yang berbunyi: "Laa ilaha illallahu, Muhammadur rasulullah," yang artinya "Tidak ada Tuhan selain Allah, Nabi Muhammad adalah utusan Allah."

    Bagi umat Muslim, kalimat ini sangat sakral dan selalu diucapkan saat seseorang hendak memeluk agama Islam.

    Alhasil, banyak penggemar dan warganet beragama Islam yang kecewa dan tersinggung saat melihat rompi yang dikenakan musisi asal China tersebut. Mereka beranggapan bahwa busana yang dikenakan Lu Han dianggap kurang menghormati umat Muslim.

    Namun, tak sedikit juga yang berpendapat bahwa hal ini bukan sepenuhnya kesalahan pria kelahiran 20 April 1990 tersebut.

    Ia dianggap kurang paham dengan apa yang dikenakannya. Karena itulah sejumlah penggemar meminta warganet untuk tidak menyalahkan Lu Han melainkan penata gaya atau sang desainer.

    Mengetahui hal tersebut, brand SANKUANZ yang mendesain rompi kontroversial itu angkat bicara sekaligus menyampaikan permintaan maaf.

    Dalam sebuah pernyataan yang diunggah di Twitter, label fashion asal China itu mengakui bahwa rompi tersebut merupakan bagian dari koleksi Fall/Winter 2020, yang bertajuk The Century.

    Koleksi tersebut menyoroti latar belakang sejarah dan budaya dengan menggabungkan berbagai simbol dari militer, agama, dan kultur pop.

    “Sayangnya, karena kurangnya kesadaran akan budaya muslim, kami mengutip kalimat syahadat secara tidak tepat dalam desain kami. Kami benar-benar minta maaf kepada semua (umat) muslim dan kami tidak akan menggunakan kalimat syahadat dalam desain kami di masa depan,” tulis SANKUANZ dalam pernyataan resminya.

    Editor Team

    COMMENT