Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    >
    Sep 23 2022

    Warganet Keluhkan BBM Pertalite Jadi Boros sejak Harga BBM Naik

    Bensin lo juga makin boros gak, Kawula Muda?

    Ilustrasi pengendara motor (Freepik)


    Lewat media sosial, banyak warganet yang mengeluhkan cepat habisnya Pertalite yang digunakan. Beberapa prediksi yang ramai dibicarakan yakni Pertalite yang mudah menguap hingga jenis bensin tersebut yang menurun kualitasnya. 

    "Yg saya posisi bensin full teng... tapi pas 2-3 hari di cek lagi suka berkurang.... saya isi lagi bensin nya bisa sampe 2literan... terus berulang2, suka nyusut terus bensin nya (+- lebih dari 8 liter bensin masuk)," tulis sebuah akun dalam grup bernama Mitsubishi Xpander Indonesia lewat Facebook.

    bensinIlustrasi SPBU (UNSPLASH)

     

    Keluhan pun banyak disuarakan lewat Twitter. Akun atas nama Om Wowo misalnya. Ia mengakui walau sama-sama mengisi full tank, bensin hanya dapat bertahan 2 kali pulang pergi kantor. Padahal, sebelumnya Pertalite baru habis setelah tiga kali pulang pergi kantor. 


    DI, salah satu pengendara motor yang berdomisili di Depok dan bekerja di Fatmawati, Jakarta Selatan juga mengalami hal serupa. 

    "Tapi yang tadinya 25.000 bisa sampai 2 setengah hari, sekarang tuh cuma kayak sehari, dan besoknya berangkat, tapi di jalan pulang ngisi lagi,” tuturnya kepada Prambors pada Jumat (23/09/2022). 

    DI pun mengaku kerap membaca media sosial terkait hal tersebut. Ia mengatakan bahwa banyak akun yang menyebut borosnya Pertalite akibat menguapnya bensin jika diisi siang hari.

    "Katanya kalo ngisi di terik matahari langsung itu bisa nguap BBM-nya," tambah DI. 

    Menanggapi keluhan tersebut, Pertamina pun angkat suara. Pihak Pertamina menyatakan perlunya uji laboratorium untuk kembali mengecek kualitas dan kuantitas BBM. 

    "Jadi enggak bisa pakai perasaan. Harus kita uji di laboratorium," tutur Agustiawan, Section Head Communication and relation PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara. 

    Editor Team

    COMMENT