Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    >
    Feb 16 2022

    WHO: Fase Pandemi Akut Covid-19 Bisa Berakhir Pertengahan 2022

    Semoga tercapai target vaksinasinya ya, Kawula Muda!

    Direktur Jenderal WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, optimis masa krisis pandemi dapat berakhir tahun ini jika penuhi beberapa syarat (INSTAGRAM/WHO)

    Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom menyebut fase akut pandemi dapat berakhir pertengahan tahun ini apabila penuhi target vaksinasi.

    “Harapan kami fase akut pandemi ini akan berakhir tahun ini,” tuturnya kepada wartawan di Afrika Selatan dikutip dari CNBC, Rabu (16/02/2022). 

    VAKSIN COVID-19Ilustrasi vaksin untuk Covid-19 (FREEPIK)

     “Tentunya dengan satu syarat, vaksinasi 70% (tercapai) pada pertengahan tahun ini sekitar Juni, Juli,” tambahnya. 

    Ini bukan pertama kalinya Tedros menekankan pentingnya pemenuhan target vaksinasi. Sebelumnya, pada Januari lalu, Tedros juga mengatakan Covid-19 sebagai darurat kesehatan global dapat berakhir apabila berhasil melakukan percepatan vaksinasi. 

    Hal itu dikarenakan pada akhir 2021, setengah dari 194 negara anggota WHO gagal memenuhi target vaksinasi 40%. Bahkan, 85% warga Afrika dilaporkan belum mendapat satu pun dosis vaksin Covid-19. 

    Karena itulah, perlu dilakukan pendistribusian vaksin secara lebih merata, terutama dari negara-negara kaya kepada negara dengan stok vaksin yang masih terbatas. 

    Selanjutnya, Tedros juga mengatakan pentingnya pasokan alat tes Covid-19 serta perawatan pasien secara adil. 

    Hal itu dikarenakan Covid-19 tidak akan bisa ‘selesai’ apabila masih terdapat negara lain yang kesulitan mengatasi lonjakan kasus hingga risiko kematian yang tinggi karena ‘keterbatasan fasilitas’. 

    Dikutip dari Worldometers Senin (14/02/2022), pandemi telah menulari 412.016.857 warga dunia. Sementara itu, kematian yang tercatat akibat Covid-19 berjumlah 5.833.500 kasus. 

    Indonesia pun tengah mengalami lonjakan kenaikan kasus Covid-19 dikarenakan varian Omicron yang semakin menyebar. Data Satuan Gugus (Satgas) Covid-19 mencatat adanya penambahan 57.049 kasus baru pada Selasa (15/02/2022). 

    Editor Team

    COMMENT