Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    >
    Jan 27 2022

    WHO Sebut Pandemi Covid-19 Dapat Berakhir Tahun Ini Apabila Penuhi Beberapa Syarat

    Stay safe, Kawula Muda! Yuk, patuhi protokol kesehatan

    Direktur Jenderal WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, optimis pandemi dapat selesai tahun ini jika penuhi beberapa syarat (INSTAGRAM/WHO)

    Organisasi kesehatan dunia (WHO) mengatakan pandemi Covid-19 dapat berakhir tahun ini apabila memenuhi beberapa syarat, salah satunya pemenuhan target vaksinasi.

    “Kita dapat mengakhiri Covid-19 sebagai darurat kesehatan global dan kita dapat melakukannya tahun ini,” tutur Direktur Jenderal WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus kepada dewan eksekutif WHO pada Senin (24/01/2022) dikutip dari CNNIndonesia.

    Karena itu, ia mengimbau negara-negara untuk mempercepat distribusi dan penyuntikan vaksin. Setidaknya, 70 persen populasi harus telah divaksin pada pertengahan tahun ini. 

    Sayangnya, setengah dari 194 negara anggota WHO masih belum mencapai target vaksinasi di akhir 2021, yakni 40 persen. Sementara itu, 85 warga Afrika bahkan dilaporkan belum pernah menerima satu pun dosis vaksin Covid-19. 

    “Kita tidak bisa mengakhiri fase darurat pandemi kecuali kita menjembatani kesenjangan ini,” tuturnya. 

    Ilustrasi vaksinasi Covid-19Ilustrasi vaksinasi Covid-19. (PIXABAY)

     

    Tedros turut mengingatkan negara-negara agar harus tetap siap apabila terdapat varian Covid-19 yang mungkin memiliki tingkat penularan hingga tingkat bahaya yang lebih tinggi. 

    "Secara global kondisinya ideal untuk kemunculan lebih banyak varian. Potensi kemunculan varian Covid-19 yang lebih menular dan lebih mematikan tetap sangat nyata," ucap Tedros.

    Sementara itu, dunia memang baru saja dilanda gelombang Covid yang baru akibat varian Omicron. Walaupun tidak terlalu berbahaya seperti beberapa varian Covid-19, Omicron rupanya memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi. 

    Hal itu dibuktikan data WHO yang menunjukkan terdapat 80 juta kasus Covid-19 baru akibat varian Omicron. Bahkan, pada Rabu (26/01/2022), Indonesia melaporkan lebih dari tujuh ribu kasus baru Covid-19 dalam sehari. 

    Editor Team

    COMMENT