Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    >
    Jan 19 2023

    Yogyakarta jadi Provinsi Termiskin di Pulau Jawa

    Ini melihat dari data BPS pada September 2022.

    Kota Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) (WIKIPEDIA)


    Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi provinsi termiskin di Pulau Jawa per September 2022.

    Persentase penduduk miskin di Yogyakarta pada periode September 11,49 persen, walaupun sudah menurun dibandingkan pada Maret di tahun yang sama yakni, 11,34 persen.

    Dilansir dari CNN Indonesia, Rabu (18/01/2023), hal tersebut membuat provinsi di Pulau Jawa termiskin kedua adalah Jawa Tengah pada persentase penduduk miskin mencapai 10,98 persen di September 2022.

    JogjaMalioboro Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) (SUARA)

    Melihat provinsi lain, persentase penduduk miskin di Jawa Barat di angka 7,98 persen. Sebelum September 2022, pada Maret Jawa Barat yaitu 6,16 persen.

    Secara keseluruhan, BPS mencatat persentase penduduk miskin di Indonesia yaitu 9,57 persen pada September 2022. Lalu, untuk jumlah penduduk miskin berada di 26,36 juta orang di bulan yang serupa.

    BPS juga mencatat secara nasional garis kemiskinan pada September 2022 tercatat sebesar Rp 535.547 per kapita per bulan.

    Tingkat kemiskinan di Yogyakarta yang susah untuk turun

    Tingkat kemiskinan di Yogyakarta pada 2021 disebut susah untuk turun, Kawula Muda. Plt Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta, Miyono mengatakan, ini bukan ditentukan oleh penghasilan, melainkan pengeluaran masyarakat. Dalam laman Kompas, di sisi lain DI Yogyakarta memiliki tingkat pengeluaran yang relatif rendah.

    "Orang Yogyakarta kalau pengeluaran misalnya yang di Sleman, Bantul, Gunung Kidul, mau sambel, bawang, semua ada. Jadi pengeluarannya kecil," ujar Miyono di Yogyakarta, Kamis (16/12/2021).

    Dilihat dari hasil penghitungan Susenas BPS pada Maret 2021, garis kemiskinan di kota tersebut sebesar Rp 482.855 per kapita per bulan. Sementara garis kemiskinan makanan sebesar Rp 350.007 per kapita per bulan.

    "Selama faktor untuk menghitung tidak berubah, sulit untuk menurunkan kemiskinan di Yogyakarta," kata Miyono.

    Editor Team

    COMMENT