Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Dec 26 2022

    Suporter Prancis Buat Petisi Final Piala Dunia 2022 Diulang

    Emang bisa yaa diulang lagi?

    Lionel Messi dan Kylian Mbappe (SPORTING NEWS)


    Piala Dunia 2022 telah berakhir dengan kemenangan Argentina atas Prancis minggu lalu (18/12/2022) disertai momen adu penalti dengan skor 4-2. Namun, masih ada beberapa suporter yang merasa pertandingan tersebut tidak adil sampai muncul petisi untuk pertandingan tersebut diulang kembali. 

    Keputusan wasit, Szymon Marciniak yang dianggap kontroversial menjadi alasan dimintanya pertandingan ulang. Kini, sudah ada 200 ribu tanda tangan petisi yang dibuat oleh France 4Ever ditujukan kepada FIFA di situs MesOpinions.

    Lionel MessiLionel Messi (ESPN)

     

    Dilansir dari Detik, Minggu (25/12/2022), petisi menilai tidak ada pelanggaran yang dilakukan Ousmane Dembele kepada Angel Di Maria. Tetapi, wasit yang memimpin pertandingan tersebut memutuskan dan memberikan penalti dan Lionel Messi berhasil cetak gol di sana. 

    France 4ever juga menilai kalah gol kedua yang dicetak Di Maria tidak sah, karena sebelumnya ada pelanggaran terhadap Kylian Mbappe.

    Selain itu, beberapa pemain cadangan Argentina juga disebut masuk ke dalam lapangan ketika gol dari Kapten Timnas Argentina, Messi tercipta.

    “Wasitnya benar-benar dijual, tidak pernah ada penalti + kesalahan pada gol ke-2 MBAPPE," tulis France 4ever dalam keterangan petisi yang ditujukan kepada FIFA, dikutip pada laman CNN Indonesia.

    Suporter Argentina Ikut Buat Petisi

    Melihat petisi tersebut, suporter Timnas Argentina juga membuat petisi, nih Kawula Muda. 

    Lewat situs change.org dengan judul “FRANCE STOP CRIYING”, menyebut bahwa sejak mereka memenangkan Piala Dunia, Perancis tidak berhenti menangis, mengeluh dan tidak menerima bahwa Argentina adalah juara dunia. 

    “Petisi ini agar Perancis berhenti menangis dan menerima bahwa Messi adalah yang terbaik dalam sejarah sepakbola dan memiliki Mbappe sebagai putranya," tulis isi petisi tersebut.

    Hingga Minggu (25/12/2022), tercatat lebih dari 670.000 orang telah menandatangani petisi tersebut.

    Editor Team

    COMMENT