Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Aug 29 2022

    Bye Hoax! Google Search akan Kurangi Konten Clickbait

    Google juga akan memprioritaskan hasil review asli dan autentik

    Mesin pencarian Google (PplWare)


    Google dikabarkan tengah menyiapkan strategi baru untuk mengurangi konten "clickbait" yang muncul di hasil pencarian Google Search.

    Clickbait sendiri merupakan sebuah cara yang digunakan pembuat konten, dengan memasang judul semenarik atau seheboh mungkin dengan tujuan agar orang lain mau mengeklik kontennya. Konten yang dimaksud bisa meliputi artikel, berita, foto, atau video.

    Pembaruan ini dilakukan untuk mengatasi konten clickbait serta meningkatkan relevansi hasil pencarian. Update terbaru dari Google ini juga akan memprioritaskan hasil review asli dan autentik, alih-alih informasi daur ulang yang beredar di situs-situs aggregator.

    Dilansir dari The Verge, Sabtu (27/8/2022), pembaruan tersebut saat ini sedang disempurnakan dan rencananya akan diluncurkan beberapa pekan mendatang, dan hal ini berlaku untuk seluruh pengguna berbahasa Inggris secara global.

    “Kami tahu orang tidak menyukai konten clickbait. Jadi mulai minggu depan untuk pengguna bahasa Inggris secara global, kami meluncurkan serangkaian peningkatan," kata juru bicara Google, Jennifer Kutz.

    Ilustrasi pencarian GoogleIlustrasi pencarian Google. (PIXABAY)

    "Mulai minggu depan untuk pengguna bahasa Inggris secara global, kami meluncurkan sejumlah peningkatan Google Search untuk memudahkan orang menemukan konten bermanfaat yang dibuat oleh dan untuk orang (bukan mesin)," lanjutnya.

    Dalam praktiknya, Google nantinya akan memberikan peringkat rendah pada situs web yang menghimpun informasi dari berbagai sumber, namun tidak menambahkan penjelasan atau informasi baru.

    Sebaliknya, Google akan cenderung menampilkan hasil pencarian dari konten baru yang lebih relevan dengan kata kunci pencarian.

    "Pembaruan peringkat ini akan membantu memastikan bahwa konten yang tidak orisinal dan berkualitas rendah, tidak mendapat peringkat tinggi di Google Search," imbuh perusahaan yang bermarkas di Mountain View, California, AS itu.

    Editor Team

    COMMENT