Enzy Storia Mengaku Tidak Bertemu Ayahnya Selama 23 Tahun, Mengapa?

Kawula Muda, siapa nih yang suka banget kalau lihat Enzy ngelawak?

Enzy Storia saat pergi ke New York membawa nama Erigo. (INSTAGRAM/ENZYSTORIA)
Tue, 19 Oct 2021

Kawula Muda, ketika mendengar Enzy Storia, tentunya yang terbesit di kepala hanyalah canda tawa wanita kelahiran tahun 1992 itu, bukan?

Namun, baru-baru ini, kehidupan masa lalu wanita multitalenta itu menyita perhatian publik sejak diundang menjadi bintang tamu kanal YouTube Daniel Mananta Network yang diunggah pada Senin (18/10/2021).

Dibalik keceriaannya, rupanya Enzy yang memiliki nama panjang Enzy Storia Leovarisa itu mengaku belum bertemu ayahnya lagi sejak usia 6 tahun.

"Ketika aku umur 5 sampai 6 tahun, papaku meninggalkan mamaku akhirnya pergi mereka berpisah karena agama, karena kayak mamahku ternyata di sepanjang jalan waktu rumah tangganya itu pengen aku tetap menjadi seorang Muslim dan bokap tidak menerima. Karena dia tetap percaya kalau anak itu punya kebebasan memilih agamanya. Berawal dari situ kayaknya, terus mama sih gak pernah cerita ke aku detailnya, masalahnya apa," tuturnya Enzy Storia.  

Enzy mengaku merupakan seorang dengan tipe yang menerima, sehingga dia pun tak kepikiran untuk bertanya dan mencari tahu lebih lanjut mengenai permasalahan itu.

Tak disangka, usia 6 tahun menjadi momen terberat bagi Enzy. Pada saat itulah, Enzy mengaku terakhir kali bertemu dengan sang ayah setelah terjadinya percekcokan antar kedua orang tuanya.

"Aku tiba-tiba digendong sama mbok aku, aku kebangun. Udah rame, udah berisik gitu mama papaku berantem. Aku dibawa ke rumah mbok. Terus, ya udah. Aku cuman...Terakhir aku inget banget aku dicium jidatnya sama papaku. Mama masih berantem, aku dibawa kabur sama mbak ke rumahnya. Dari hari itu sampai sekarang aku enggak pernah ketemu papaku lagi," jelas Enzy sambil menahan tangisnya.

Enzy mengira bahwa ayahnya akan kembali, mengingat ia kerap kali kerja, dan beberapa hari kemudian baru pulang ke rumah. Ibunya pun sama sekali tidak menjelaskan keberadaan sang ayah kepada Enzy.

Untungnya, komunikasi Enzy, ibunya, dan sang ayah kembali terjalin dengan baik hingga dirinya menginjak kelas 3 SD, ketika ibunya memutuskan untuk menikah kembali.

"Semenjak mamaku menikah, hubunganku dengan papa kandung ku lebih sulit lagi, ada momen di mana aku pengin balik ke papa aja. Ada penjelasan dari mama yang gak bisa aku cerita di sini. Terus aku masih percaya, ya udah kalo misalkan aku gede aku akan cari papa. Aku akan ketemu sama dia," tuturnya.

Namun, ambisi Enzy dalam mencari sang ayah terhalang oleh perkataan ibunya.

"Stop cari papa kamu. Papa kamu udah meninggal," begitulah tutur Enzy saat mengutip kata-kata ibunya.

Hingga saat ini, Enzy belum mengetahui keberadaan sang ayah. Pun dirinya tidak tahu pasti kebenaran soal kabar ayahnya yang sudah tidak ada.

Semoga segera mendapat jawabannya, ya, Enzy!

Berita Lainnya