Mohamed Hadid Mengaku Kesulitan Jadi Ayah dari Gigi Hadid dan Bella Hadid

Hai Kawula Muda, punya anak-anak supermodel ternyata bikin Mohamed Hadid merasa kesulitan. Kok bisa?

Gigi Hadid, Bella Hadid, dan Mohamed Hadid. (US WEEKLY)
Thu, 01 Oct 2020

Baru-baru ini, Mohamed Hadid mengungkapkan kegembiraannya menjadi seorang kakek, menyusul kelahiran anak pertama Gigi Hadid dan pasangannya, Zayn Malik.

Mohamed Hadid bahkan telah mengirimkan doa kepada sang cucu, sebelum kabar kelahirannya disampaikan Gigi dan Zayn. Doa yang diawali dengan kalimat Basmallah tersebut ia tulis di atas kertas dan unggah ke media sosial pribadinya.

Welcome to earth Baby Girl Lets paint the town.. and give it a little Rock N Roll,” tulis Mohamed Hadid, Jumat (25/9/2020).



Karena kehadiran sang cucu, Mohamed pun kian ikut jadi sasaran pemberitaan awak media, termasuk soal pengakuan seputar kesulitannya menjadi ayah dari dua supermodel, Gigi dan Bella Hadid.

Dalam wawancara dengan The Times beberapa waktu lalu, taipan asal Palestina yang berbisnis real estat itu mengaku, menjadi ayah dari anak-anaknya adalah “beban yang luar biasa”, karena apa pun yang ia lakukan akan jadi cerminan mereka.

Mohamed Hadid juga mengaku kalau orang-orang melihat dirinya bukan sebagai Mohamed Hadid, melainkan sebagai ayah dari Gigi, Bella, Anwar, Alana, serta Marielle.

Pebisnis berusia hampir 72 tahun tersebut pernah menikah dengan Mary Butler dan dikaruniai dua anak, Alana dan Marielle Hadid, sebelum akhirnya bercerai pada 1992.

Pada 1994, Mohamed Hadid menikahi model asal Belanda, Yolanda Van den Herik. Dari pernikahan keduanya itu, lahirlah Gigi Hadid (1995), Bella Hadid (1996), dan Anwar Hadid (1999), yang semuanya tumbuh menjadi model.

Namun, Mohamed dan Yolanda bercerai setelah 6 tahun pernikahan mereka, yakni pada 2000.

“Berbahaya bagi saya menjadi ayah mereka. Saya harus amat hati-hati. Segalanya yang saya lakukan mencerminkan mereka,” kata Mohamed Hadid.

Mohamed Hadid bersama kelima buah hatinya. (INSTAGRAM/BELLA HADID)

 

Tidak haus popularitas

Sementara itu, mengutip dari Aceshowbiz, Mohamed mengungkapkan bahwa orang-orang juga menggunakan anak-anaknya sebagai senjata untuk menyerang dirinya.

“Menjadi ayah mereka adalah beban yang sangat berat. Mereka adalah anak-anak saya. Saya ayah mereka. Inilah apa adanya,” tutur Mohamed.

Pebisnis yang dikenal membangun bangunan dan hotel mewah di kawasan elite Bel Air, Los Angeles, itu juga menekankan kepada publik bahwa keluarganya sangat menjaga privasi dan jauh dari haus popularitas seperti Klan Kardashian.

“Kami sebenarnya lebih tertutup dibandingkan yang orang pikirkan,” ujar Mohamed.

Namun, sebagai teman, Mohamed sangat respek pada apa yang keluarga Kardashian lakukan. Hanya saja, ia ingin menekankan bahwa klan Hadid tidak menyukai popularitas seperti itu.

“Mereka (Klan Kardasian) orang baik dan mereka menciptakan sesuatu yang tak biasa yang layak dipuji. Namun, saya tidak menggunakan anak-anak saya untuk membangun karier saya. Saya melindungi mereka. Saya mengawasi anak-anak saya,” tutur Mohamed.

“Saya tidak ingin membawa mereka ke luar ke jalanan dan berfoto dengan orang asing. Jadi, apakah saya akan membuat sebuah acara realitas? Tidak, itu tak akan pernah terjadi,” tegas Mohamed Hadid menambahkan.

Berita Lainnya