Sam Smith Ungkap “Love Goes” adalah Album Patah Hatinya yang Paling Nyata, karena Brandon Flynn?

Kawula Muda, kayaknya album baru Sam Smith bisa bikin kita mewek nih!

Penyanyi asal Inggris, Sam Smith. (INSTAGRAM/SAM SMITH)
Wed, 28 Oct 2020

Selama bertahun-tahun berkarier di dunia musik, Sam Smith memang telah menulis banyak lagu tentang patah hati.

Tetapi, penyanyi asal London, Inggris, itu mengungkapkan bahwa album terbarunya “Love Goes” yang akan dirilis pada 30 Oktober 2020 merupakan album patah hatinya yang paling nyata.

Sam mengaku bahwa dirinya baru benar-benar merasakan patah hati setelah putus dari aktor drama Netflix 13 Reason Why, Brandon Flynn, pada 2018. Pengalaman menyakitkan itulah yang kemudian menjadi inspirasi baginya untuk membuat karya musik yang akan dituangkan dalam album terbarunya.

“Saya akan bilang (bahwa saat putus dengan Brandon adalah) waktu yang benar-benar membuat saya patah hati. Perasaan kehilangan dia, (membuat) saya tidak bisa tidur, benar-benar perasaan yang buruk,” kata penyanyi berusia 28 tahun itu kepada Zane Lowe dalam sebuah wawancara virtual untuk Apple Music pada Senin (26/10/2020).

“Itu murni cinta tanpa pamrih. Saya ingin mengatakan bahwa kami saling mencintai. Saya benar-benar sangat mencintainya. Jadi ya, itu pantas (disebut sebagai patah hati paling menyakitkan),” kata Sam Smith menambahkan.

Penyanyi asal Inggris, Sam Smith. (INSTAGRAM/SAM SMITH)

 

"Hal yang mengerikan untuk diakui, album ini adalah tentang hubungan khusus dan ini adalah hubungan pertama yang saya miliki. Semua hubungan yang saya miliki (rata-rata) berlangsung empat hingga lima bulan, dan ini adalah (hubungan) terbesar pertama menurut saya,” kata Sam melanjutkan.

Sam menjalin hubungan dengan Brandon selama sekitar 9 bulan. Itu merupakan salah satu hubungan paling serius  yang pernah dijalani oleh Sam Smith.

Pemenang Grammy itu juga membeberkan bahwa ada lagu dari album “Love Goes” berjudul Forgive Myself yang menceritakan bagaimana dia harus berdamai dengan dirinya sendiri atas patah hati yang dialami.

Alih-alih menyalahkan orang lain, Sam Smith justru mengintrospeksi diri hingga menyadarai bahwa dia punya banyak kekurangan.

“(Lagu) ini berada di bagian akhir album, tetapi sebenarnya saya menulisnya di awal. itu adalah hal besar 

seperti saya tidak akan membicarakan ini lagi atau menyalahkan atau apa pun. Saya harus menemukan (masalah penyebab putus) ini sendiri, dan untuk melakukan itu, saya harus menerima (kenyataan) bahwa mungkin saya juga bukan orang hebat," kata pelantun Too Good At Goodbyes itu.



Berita Lainnya