10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia, Tak Ada Indonesia

pengen...

Ilustrasi pekerja sedang bekerja. (FREEPIK)
Wed, 04 Jan 2023

Kawula Muda, bagaimana pendapat lo soal aturan Perppu Ciptaker yang baru saja tercetus 30 Desember 2022 lalu, yaitu libur hanya sehari dalam seminggu? 

Faktanya, jam kerja yang terlalu lama dapat menyebabkan seseorang mengalami kelelahan, loh. Alih-alih produktif, kondisi tersebut akan membuat pekerjaan menjadi tidak optimal, Kawula muda.

Ternyata, untuk mencegah hal tersebut beberapa negara sudah berfokus pada keseimbangan budaya kerja dan kehidupan pribadi atau work-life balance yang umumnya memiliki jam kerja per minggu yang lebih pendek dan hari libur yang lebih banyak.

Ilustrasi wanita bekerja (UNSPLASH)

Hal itu juga dilakukan agar pekerjaan yang mereka kerjakan dapat lebih berkualitas. Kawula Muda, berikut ini daftar negara yang memiliki jam kerja terpendek dalam satu minggu merangkum data World Population Review. Kira-kira Indonesia kapan, ya?

10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek

Sebelum memasuki daftar 10 negara dengan jam kerja terpendek, World Population Review membagi dua jenis pekerja berdasarkan Organisasi Perburuhan Internasional, yaitu karyawan dan orang yang dipekerjakan.

Meski kedua istilah ini terlihat sama, keduanya memiliki arti yang berbeda sehubungan dengan statistik tenaga kerja, loh. Karyawan adalah orang yang bekerja penuh waktu atau paruh waktu dalam pengaturan pekerjaan tradisional, sedangkan orang yang dipekerjakan tidak hanya mencakup karyawan tradisional yang disebutkan di atas tetapi juga wiraswasta.

10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek bagi Karyawan

1. Australia: 29 jam per minggu

2. Federasi Mikronesia: 30 jam per minggu

3. Somalia: 31 jam per minggu

4. Kazakhstan: 31 jam per minggu

5. Jibuti: 32 jam per minggu

6. Malawi: 34 jam per minggu

7. Norwegia: 34 jam per minggu

8. Ghana: 34 jam per minggu

9. Jerman: 35 jam per minggu

10. Swiss: 35 jam per minggu

Duh, iri banget!

Berita Lainnya