Prancis Wajibkan Influencer Unggah Foto Editan dengan Label ‘Foto Ber-filter’

Cocok gak kalo diterapkan di Indonesia, Kawula Muda?

Ilustrasi media sosial (UNSPLASH/ADEM AY)
Thu, 30 Mar 2023


Rancangan undang-undang terbaru Prancis mewajibkan para influencer untuk mengunggah foto editan dengan label ‘foto dengan filter’. Hal ini dilakukan untuk tangani krisis kepercayaan diri pengguna media sosial tersebut.

Aturan itu pun tidak hanya berlaku untuk para influencer di negara tersebut, tetapi juga kreator konten di negara lain yang bekerja sama dengan produk Prancis. Menteri Keuangan Prancis, Bruno Le Maire, menyebut ini adalah pertama kalinya terdapat peraturan yang membatasi influencer dari negara Eropa. 

Ilustrasi 'like' di media sosial (UNSPLASH/GEORGE PAGAN III)


Adapun aturan terbaru tersebut tertuang dalam usulan undang-undang (UU) yang sudah terdaftar di Majelis Nasional Prancis pada Rabu (22/03/2023) lalu. 

Di bawah undang-undang baru tersebut terdapat pula larangan untuk mengunggah foto dan video yang mempromosikan bedah kosmetik. Hal itu juga berlaku dengan perjudian serta penjualan mata uang kripto. 

Disebutkan, pemerintah Prancis berusaha untuk ‘membatasi efek psikologis destruktif’ dari praktik tersebut terhadap pengguna media sosial lainnya.

Lebih Lanjut, Maire menyatakan peraturan ini akan berlaku dengan ketat. Bahkan, ia menyebutkan sebagai ‘tanpa toleransi’ dan merupakan bentuk perlindungan baik kepada para influencer maupun konsumen media sosial. Hal ini kini diperdebatkan oleh Majelis Nasional Prancis. 

Influencer harus tunduk pada aturan yang sama seperti yang berlaku untuk media tradisional,” katanya, dengan mengatakan bahwa internet tempat liar tanpa aturan. 

Bagi siapa yang melanggar, maka akan mendapat hukuman penjara hingga dua tahun dan denda 30.000 Euro (Rp 489,5 juta). Lebih buruk lagi, para influencer yang dinyatakan bersalah juga tidak akan diizinkan untuk menggunakan media sosial atau melanjutkan karier mereka di platform tersebut.

Di sisi lain, mengutip penelitian Royal Society for Public Health di Inggris pada 2017 lalu, diketahui salah satu media sosial populer Instagram memiliki efek yang buruk bagi kesehatan mental para anak muda. 

Ilustrasi media sosial Instagram (UNSPLASH/ALEXANDER SHATOV)

 

Mereka telah melakukan survei pada 1.500 remaja di Inggris dengan rentang usia 14-24 tahun disebutkan bahwa Instagram dapat membuat pengguna memiliki harga diri yang mudah goyah.

Mereka juga cenderung tidak bisa menyaring konsumsi konten ketika membuka media sosial tersebut dan cenderung membandingkan diri sendiri dengan orang lain yang menurut mereka lebih sempurna dari aspek tertentu. Karena itulah, diharapkan, aturan ini dapat memperbaiki kualitas kesehatan mental anak muda di Prancis, Kawula Muda :)  

Berita Lainnya