Disangka Ingin Merampok Bank, Sutradara ‘Black Panther’ Diamankan Polisi

Kawula Muda, sutradara Ryan Coogler dikira mau merampok bank saat ingin menarik 12 ribu dolar AS.

Ryan Coogler telah dibebaskan polisi soal kesalahpahaman dugaan merampok bank. (GettyImages)
Mon, 14 Mar 2022


Pengalaman tidak menyenangkan dialami oleh sutradara ‘Black Panther’ Ryan Coogler saat mencoba mengambil uangnya di bank. Kabarnya, pria berusia 36 tahun itu menjadi korban salah tangkap setelah dikira sebagai perampok bank.

Menurut laporan polisi yang dilansir Nytimes, insiden tersebut terjadi pada 7 Januari lalu di Bank of America, Atlanta, Amerika Serikat. Saat itu, Coogler sedang berada di Atlanta untuk syuting sekuel film ‘Blockbuster Black Panther: Wakanda Forever.’

Dalam sebuah pernyataan kepada orang dalam, Coogler mengonfirmasi bahwa insiden itu betul-betul menimpanya. Namun, dia mengakui sudah melupakan kejadian itu.

“Saya ingin menarik uang tunai 12 ribu dolar dari rekening giro saya. Silakan lakukan perhitungan uang di tempat lain. Saya ingin berhati-hati,” kata seorang teller Bank menirukan permintaan Coogler.

Menilai tindakan tersebut mencurigakan, teller tersebut mengira Coogler sedang melakukan percobaan perampokan. Karenanya dia lantas menghubungi polisi Atlanta.

Ryan Coogler ditangkap polisi soal dugaan merampok bank. (Vanatage Indonesia)

 

Melalui laporan tersebut, petugas polisi datang ke bank dan melihat sebuah SUV Lexus hitam diparkir di depan bank dengan mesin menyala. Petugas mendekati kendaraan dan menemukan pria kulit hitam di kursi pengemudi dan seorang wanita Asia di kursi penumpang.

Setelah menanyai keduanya, petugas diberi tahu bahwa dua penumpang tak dikenal sedang menunggu Coogler yang berada di bank. Keduanya memberikan deskripsi kepada petugas tentang siapa sosok Ryan Coogler.

Petugas kemudian menempatkan keduanya di belakang mobil polisi yang terpisah dengan Coogler, tetapi tidak diborgol. Sementara petugas lain membawa Coogler keluar dari bank dengan tangan diborgol.

Setelah menanyai Coogler dan teller bank, akhirnya diketahui bahwa insiden ini hanya kesalahpahaman. Coogler dan rekan-rekan pun dibebaskan. Dalam sebuah pernyataan yang dikutip Variety juga menyatakan bahwa pihak Bank of America meminta maaf atas insiden tersebut.

“Kami sangat menyesalkan insiden ini terjadi. Seharusnya itu tidak pernah terjadi dan kami telah meminta maaf kepada Tuan Coogler,” kata Bill Halldin selaku humas Bank of America.

Berita Lainnya