Apple Eropa Fix Pakai Kabel USB Type C seperti Android, Indonesia Kapan?

Yaudah deh gapapa

iPhone 13. (Dok. INSIDER)
Fri, 28 Oct 2022


Eksklusivitas iPhone dengan lightning port sepertinya akan terhenti lantaran adanya aturan baru dari Parlemen Eropa mengenai penggunaan USB Type-C sebagai standar pengisian daya untuk semua perangkat elektronik yang dipasarkan di wilayah Uni Eropa. Hal ini menjadikan Apple sebagai perusahaan pemilik iPhone mau tidak mau tunduk pada aturan yang ada. 

ilustrasi usb type c (unsplash/Mishaal zahed)

 

Greg Joswiak, Vice President of Worldwide Marketing Apple bersama VP of Engineering Apple, Craig Federighi pada acara WSJ Tech live Conference menyampaikan bahwa Apple tidak memiliki pilihan lain selain mengikuti aturan yang ditetapkan. Meski demikian, Apple sendiri tampak tidak terlalu senang dengan aturan tersebut. Joswiak juga mengatakan bahwa pihak Apple berpikir sepertinya lebih baik bagi lingkungan dan bagi konsumen untuk tidak memiliki pemerintah yang terlalu preskriptif

“Kami tidak punya pilihan seperti yang kami lakukan di seluruh dunia, (Apple akan) mematuhi undang-undang setempat. Kami pikir akan lebih baik bagi lingkungan dan lebih baik bagi konsumen kami untuk tidak memiliki pemerintah yang terlalu preskriptif” ujar Joswiak dikutip dari Cnet pada hari Rabu (26/10/2022).

Joswiak sendiri belum menjelaskan mengenai detail mengenai pelaksanaan aturan baru yang berlaku ini. Joswiak mengatakan bahwa Uni Eropa yang akan menentukan waktunya bagi pelanggan di Eropa. Saat ini, Uni Eropa baru mewajibkan semua gadget untuk menggunakan USB-C pada musim gugur 2024.

Ketidakrelaan Apple untuk mematuhi aturan baru ini terlihat dari penjelasan Joswiak mengenai keinginan Apple untuk bisa berjalan sendiri tanpa dipaksa mengadopsi standar baru oleh regulator. Dirinya sebagai pihak perwakilan dari Apple mengatakan bahwa Apple sudah berkompromi dengan aturan Uni Eropa mengenai regulasi ini dengan menyediakan charger iPhone yang kabelnya bisa dilepas pasang, serta menggunakan kabel USB-C ke lightning port.

Aturan baru dari Uni Eropa mengenai penggunaan USB-C untuk semua gadget ini kabarnya ditujukan untuk mengurangi limbah elektronik, agar orang tetap menggunakan pengisi daya atau charger yang sudah dimilikinya tanpa harus membeli yang baru. Selain itu, pemberlakuan aturan ini juga ditujukan agar pengguna tidak terikat pada satu format yang ditetapkan oleh suatu perusahaan.

Apple tentu menjadi salah satu perusahaan gadget paling terdampak atas adanya aturan baru ini. Hal ini dikarenakan Apple sudah sejak 1 dekade lalu memberikan eksklusivitas pada para konsumennya melalui penggunaan kabel lightning port di setiap produk mereka. 

Apple sendiri dikabarkan akan mengikuti aturan yang ada ini dengan merilis produk iPhone yang menyediakan port USB-C. Menurut Mark Gurman dari Bloomberg, Apple akan menjadikan iPhone 15 Pro sebagai produk iPhone yang menyediakan port USB-C. Pada serial yang sama, iPhone 15 juga dikabarkan akan menjadi produk iPhone terakhir yang menggunakan lightning port.

Berita Lainnya