Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Oct 05 2022

    Vietnam Minta Penayangan Drakor “Little Women” Dihentikan, Ini Alasannya!

    Kawula Muda, padahal dramanya tinggal dua episode lagi, nih!

    Poster Little Women (NETFLIX)


    Tinggal tersisa beberapa episode lagi, drakor Little Women justru menuai kontroversi di Vietnam. Bahkan, pihak berwenang Vietnam minta kepada Netflix untuk menghentikan penayangan drama Little Women di negara tersebut.

    Menurut laporan dari Bloomberg Asia pada Rabu (05/10/2022), drama Little Women telah membuat distorsi sejarah Perang Vietnam di dua episodenya.

    Menurut Kepala Departemen Radio, Televisi dan Informasi Elektronik Vietnam, Le Quang Tu Do, adanya distorsi sejarah dalam drama tersebut terdapat di episode 3 dan 8. Di kedua episode itu para pemerannya berbicara tentang Perang Vietnam.   

    Pihak berwenang Vietnam menuding bahwa drama Korea ini telah melanggar Undang-Undang media dan perfilman karena mendistorsi sejarah Perang Vietnam.

    Menurut Le Quang Tu Do, drama Little Women telah melanggar ketentuan Pasal 4, Pasal 9 UU Pers tentang memutarbalikkan sejarah, mengingkari prestasi revolusioner, dan menghina bangsa. Selain itu, drakor tersebut juga melanggar ketentuan Pasal 4, Pasal 11 UU Pers yang isinya serupa.

    Pihak Netflix hingga saat ini belum memberikan rilis secara resmi. Namun, pihak Netflix telah meminta kelonggaran dan berjanji akan menyelesaikan masalah tersebut dalam waktu dekat.

    Sementara itu, drama Little Women hanya menyisakan dua episode terakhir dan akan tamat pada Minggu (09/10/2022).

    Drama ini dibintangi oleh Kim Go Eun, Nam Ji Hyun, dan Park Ji Hoo. Little Women bercerita tentang Oh bersaudara yang terlahir dari keluarga miskin.

    Ketiga kakak beradik ini kemudian terlibat dalam sebuah kasus yang menyeret keluarga politikus terpandang dan terkaya di Korea Selatan. Mereka pun harus berjuang melawan keluarga penuh kekuasaan tersebut.

    Drama bergenre mister ini diadaptasi dari novel asal Amerika Serikat karya Louisa May Alcott berjudul sama yang diterbitkan pada 1868.

    Editor Team

    COMMENT