Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Oct 05 2022

    7 Negara Ini Tak Memiliki Tentara, Kok Bisa?

    Hai Kawula Muda, bagaimana ya tinggal di negara yang enggak punya tentara?

    Negara Vatikan. (WHO UNESCO)


    Salah satu unsur penting dalam sebuah negara adalah adanya tentara yang bertugas sebagai alat pertahanan dan menjaga kedaulatan.

    Tak heran jika sering kali keberadaan tentara tersebut sebagai cerminan seberapa digjaya sebuah negara, karena kekuatan tentara dalam arti angkatan bersenjata bersama alat-alat pertahanan yang dimilikinya.

    Namun kenyataannya, tak semua negara memiliki tentara atau angkatan bersenjata secara administratif mesti mereka sudah berdaulat.

    Salah satu alasannya ternyata adalah karena dalam hal pertahanan beberapa negara sudah punya perjanjian khusus dengan negara yang pernah mendudukinya.

    Lantas, negara mana saja yang tidak memiliki tentara alias angkatan bersenjata? Apa alasannya? Berikut beberapa di antaranya.

    1. Vatikan

    Vatikan atau disebut juga sebagai Negara Kota Vatikan adalah sebuah negara enklaf yang dikelilingi tembok yang berbatasan langsung dengan kota Roma, Italia.

    Dengan luas hanya 44 hektar dan populasi sebanyak 842 jiwa, Vatikan menjadi negara independen terkecil di dunia yang diakui secara internasional.

    Negara yang diperintah Uskup Roma ini punya pejabat tertinggi yang semuanya adalah klerus Katolik dari berbagai negara.

    Untuk urusan keamanan dalam negeri dan perlindungan Sri Paus, dikerahkan angkatan bersenjata bernama Korps Gendarmmerie. Meski begitu, pasukan itu secara resmi berada di bawah otoritas Tahta Suci, bukan Negara Kota Vatikan.

    Agar tak melanggar netralitas Vatikan, tak ada perjanjian pertahanan apapun dengan Italia. Namun secara tak resmi, Angkatan Bersenjata Italia tetap melindungi Kota Vatikan.

    Kepulauan Marshall

    KEPULAUAN MARSHALLNegara Kepulauan Marshall di Samudera Pasifik ini nihil kasus Covid-19. (DOMSDAY DAILY)

     

    Republik Kepulauan Marshall merupakan sebuah negara kepulauan yang berlokasi di Samudra Pasifik bagian barat. Nama Marshall diambil dari seorang Kapten Inggris, John Marshall, yang mengunjungi kepulauan tersebut pada 1788.

    Republik ini didirikan lewat perjanjian Compact of Free Association dengan America Serikat yang mulai berlaku sejak 1986. Karena itu, satu-satunya angkatan bersenjata yang diizinkan adalah kepolisian yang mengerahkan sebuah Unit Surveilansi Maritim.

    Karena difungsikan untuk keamanan dalam negeri saja, persenjataan Unit Surveilansi Maritim pun sederhana. Tapi di bawah Asosiasi Kerja Sama Bebas, urusan pertahanan menjadi tanggung jawab Amerika Serikat.

    Islandia

    Meskipun masuk sebagai anggota NATO, Islandia tidak memiliki kekuatan militer secara permanen. Karenanya, NATO bertanggung jawab atas pertahanan Islandia.

    Sejak 2006, semua pasukan AS telah ditarik dari negara yang disebut-sebut teraman di dunia ini dan Islandia berpartisipasi dalam misi perdamaian internasional dengan unit manajemen krisis Islandia Sipil.

    Monaco

    Sebagai negara terkecil kedua di dunia dengan luas hanya 0,78 mil persegi dan dihuni oleh 31.000 penduduk, Monaco juga masuk dalam jajaran negara yang tidak memiliki kekuatan militer.

    Sebagai gantinya, Prancis bertanggung jawab atas pertahanan negara yang terletak di pantai Mediterania Prancis dan dikenal sebagai surga pajak.

    Samoa

    Negara yang terletak di Samudra Pasifik ini secara resmi dikenal sebagai Negara Independen Samoa. Sejak didirikan, salah satu negara terkecil di dunia ini tidak memiliki satuan militer yang dibentuk.

    Satu-satunya aspek keamanan yang diizinkan adalah kepolisian, yang mengerahkan sebuah Unit Surveilansi Maritim dan hanya difungsikan untuk keamanan dalam negeri.

    Karenanya, seperti di Kepulauan Marshall, unit ini juga hanya dilengkapi persenjataan kecil dan mengerahkan satu perahu patroli.

    Namun demikian, bukan berarti Samoa tidak memiliki kekuatan pertahanan. Sebab sesuai dengan Traktat persahabatan 1962, urusan pertahanan Samoa menjadi tanggung jawab Selandia Baru.

    Liechtenstein

    Dengan luas wilayah kurang lebih 160 kilometer persegi, Liechtenstein merupakan salah satu negara terkecil di Eropa. Posisinya berada di antara Austria dan Swiss.

    Di sektor perekonomian, Liechtenstein yang negaranya berbentuk kerajaan ini terkenal dengan jasa perbankan dan pariwisata. Segala urusan luar negeri, negara berbahasa Jerman ini diurus oleh Swiss, termasuk di bidang pertahanan.

    Karena dianggap terlalu mahal, Liechtenstein yang sempat memiliki angkatan bersenjata memutuskan meniadakan lagi pada 1868. Angkatan bersenjata pun akhirnya hanya diizinkan pada masa-masa perang, tapi keadaan itu belum pernah terjadi.

    Meski begitu, Liechtenstein punya angkatan kepolisian dan tim SWAT untuk tugas keamanan dalam negeri.

    Palau

    Palau adalah sebuah negara berbentuk republik yang berada di wilayah Samudra Pasifik. Negara kepulauan ini merdeka pada 1994 dari Wilayah Perwalian Kepulauan Pasifik yang diperintah Amerika Serikat.

    Palau terdiri dari 8 pulau utama dan sekitar 250 pulau kecil. Sejak berdirinya Palau, satu-satunya angkatan yang diizinkan adalah kepolisian, yang meliputi Unit Surveilansi Maritim beranggotakan 30 orang.

    Fungsinya hanya untuk keamanan dalam negeri. Sedangkan untuk pertahanan secara luas tetap jadi tanggung jawab Amerika Serikat di bawah Asosiasi Kerja Sama Bebas.

    Editor Team

    COMMENT