Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Sep 13 2022

    Penting Nih! Menurut Studi, Ternyata Orang Bodoh Itu Cenderung 'Ngototan' Lho

    Hai Kawula Muda, siapa nih yang masih suka ngotot?

    Ilustrasi orang 'ngotot'. (FREEPIK)


    Kawula Muda, suka kesel tidak kalau berhadapan dengan orang yang 'ngototan' alias sukanya ngotot? Apalagi kalau sampai yang ngotot ini jelas-jelas salah dan tidak mau disalahkan.

    Bisa jadi itu yang akhirnya bikin munculnya istilah ungkapan “tong kosong nyaring bunyinya, udah salah ngotot lagi!”

    Nah, supaya kita tidak salah bersikap dan salah menilai, berdasarkan sebuah studi penelitian berikut lima perbedaaan fundamental seseorang dikatakan ‘bodoh’ seperti dilansir dari Independent.co.uk.

    1. Menyalahkan orang lain atas kesalahannya sendiri

    Kebiasaan menyalahkan orang lain adalah perilaku tidak profesional yang tidak akan pernah dilakukan orang cerdas. Orang yang secara konsisten menutupi kesalahannya dengan menyalahkan orang lain menunjukkan betapa tidak bertanggung jawabnya dia.

    PEMARAHIlustrasi orang marah. (FREEPIK)

     

    2. Selalu merasa paling benar 

    Dalam sebuah konflik, orang yang cerdas lebih mampu berempati pada orang lain dan mengerti argumentasi mereka. Orang cerdas mampu mengintegrasikan pendapat orang lain dengan pikirannya tanpa meremehkan pandangan orang lain.

    Sebaliknya, orang bodoh selalu merasa perlu untuk berargumentasi dengan orang lain untuk memastikan bahwa dirinya yang paling benar. Bias kognitif yang dialami orang bodoh membuatnya tidak mampu untuk melihat kemampuan sendiri sehingga selalu merasa dirinya superior.

    3. Mudah marah 

    Si cerdas juga bisa marah, tetapi marah yang bijaksana. Berbeda dengan orang bodoh yang bereaksi berlebihan dalam segala hal yang tidak menyenangkan hatinya.

    4. Egois

    Orang cerdas cenderung mampu berempati dengan keadaan orang lain. Tetapi, orang bodoh selalu mementingkan dirinya sendiri. Dia cenderung tidak mampu untuk melihat kebutuhan dan perasaan orang lain dengan karena egonya.

    5. Merasa lebih baik dari siapa pun

    Orang cerdas cenderung mampu memotivasi atau menolong orang lain. Hal ini dilakukan karena mereka percaya diri akan kemampuan sendiri tanpa takut dikalahkan orang lain. Sedangkan orang bodoh akan melakukan segala cara agar dirinya terlihat lebih baik dari orang lain. Mereka percaya bahwa dirinya jauh lebih baik dari semua orang.

    Bagaimana Kawula Muda, mulai sekarang kurangi mudah ngototnya ya biar tidak masuk ke golongan orang tidak cerdas. Setuju dong?

    Editor Team

    COMMENT