Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Mar 28 2022

    5 Lagu Hits Internasional yang Pernah Ditolak Rihanna

    Lagu mana aja nih yang sampai sekarang masih Kawula Muda dengerin?

    Rihanna tolak beberapa lagu hits yang kini dinyanyikan musisi papan atas lainnya. (instagram/badgalriri)


    Salah satu peran terbesar bagi musisi untuk dikenal namanya adalah lagu hits. Melalui lagu yang hits, nama musisi dapat terangkat dan kemungkinan akan menarik banyak penggemar baru yang akan menanti karya-karya selanjutnya.

    Ternyata, lumayan banyak musisi dan penyanyi yang menolak lagu-lagu yang pada akhirnya menjadi lagu hits. Lagu-lagu tersebut ditolak dengan berbagai macam alasan seperti karakter vokal yang tidak selaras dengan lagu, nuansa musik yang terlalu beda dengan lagu ciptaan penyanyi, atau bahkan mereka hanya sekadar tidak menyukainya.

    Penyanyi internasional yang diketahui banyak menolak lagu adalah Rihanna. Musisi pemilik Fenty Beauty ini merupakan kelahiran Saint Michael, Barbados, pada tahun 1988.

    Rihanna menyatakan telah mencintai musik sejak dirinya masih kecil. Melalui kecintaannya, ia membentuk sebuah grup musik berisikan tiga orang. Trio tersebut menarik perhatian orang-orang di sekelilingnya.

    Seorang teman Rihanna akhirnya memperkenalkan Rihanna bersama grupnya kepada produser boyband NSYNC, Evan Rogers. Rogers mengakui bahwa hanya Rihanna lah yang menarik minatnya dan ia mendorong Rihanna untuk menjalani karier solo di Amerika Serikat.

    Sekarang kita mengenal Rihanna sebagai businesswoman yang membangun Fenty Beauty dan Savage x Fenty. Karier musik dan kedua brand tersebut berhasil mendorong Rihanna menjadi seorang miliuner.

    Dibalik kesuksesannya, Rihanna banyak menolak lagu hits lho Kawula Muda. Berikut beberapa lagu yang awalnya diciptakan untuk Rihanna namun berakhir ditolak.

    1. Selena Gomez - Come & Get It

    Lagu 'Come & Get It' yang sekarang dinyanyikan oleh Selena Gomez awalnya diciptakan untuk Rihanna. Lagu tersebut ditulis oleh tim produksi asal Norwegia bernama Stargate. Stargate berisikan tiga orang penulis yaitu Mikkel S. Eriksen, Tor Erik Hermansen, dan Ester Dean.

    'Come & Get It' ditolak oleh Rihanna karena ia tidak merasa nuansa dari lagu tersebut cocok dengan apa yang biasanya ia keluarkan. Namun banyak penggemar yang tidak setuju karena sejak awal Selena Gomez merilis lagu tersebut, banyak yang menilai bahwa Selena 'menyontek' vibe Rihanna dalam lagu debut solonya di luar band Selena Gomez & The Scene.

    Pada akhirnya, lagu tersebut berhasil dirilis dan melonjak ke nomor 6 pada Billboard's Hot 100 Chart.

    2. Ariana Grande - Dangerous Woman

    Dilansir dari CBS News, penulis 'Dangerous Woman' Ross Golan, menyatakan bahwa lagu tersebut awalnya ditulis untuk Carrie Underwood. Namun saat proses produksi lagu sudah hampir selesai, Golan menganggap lagu tersebut lebih cocok jika dinyanyikan oleh Alicia Keys atau Rihanna.

    Akhirnya Golan memutuskan untuk memberikan 'Dangerous Woman' untuk Ariana Grande. Ia mengaku saat pertama kali Ariana melihat lirik lagu serta aransemen dari lagu tersebut, ia memohon kepada Golan untuk mencoba merekam lagu 'Dangerous Woman'. 

    Jika Golan dan tim merasa Ariana tidak tepat untuk lagu tersebut, Ariana menyatakan ia akan membiarkan Golan melempar lagu tersebut untuk Rihanna atau musisi lain.

    3. Sia - Chandelier

    Lagu 'Chandelier' ditulis sendiri oleh Sia dan Jesse Shatkin serta diproduksi oleh Greg Kurstin. Awalnya, Sia berimajinasi bahwa lagu tersebut akan cocok dinyanyikan Rihanna.

    Melalui wawancaranya dengan Good Morning America, Sia mengaku kalau dirinya terkejut Rihanna menolak lagu 'Chandelier'. Sia percaya lagu tersebut dapat menduduki tangga tertinggi di Billboard serta memiliki potensi untuk menjadi salah satu lagu terpopuler sepanjang masa.

    'Chandelier' berhasil mendapatkan berbagai nominasi yaitu Grammy Award for Best Music Video, Grammy Award for Song of the Year, MTV Video Music Award for Best Choreography, Grammy Award for Record of the Year, dan masih banyak lagi.

    4. Ed Sheeran - Shape of You

    Setelah selesaikan pembuatan lagu 'Shape of You', Ed Sheeran mengharapkan Rihanna untuk mempopulerkan lagu ciptaannya walau pada awalnya ia menciptakan lagu tersebut untuk Little Mix.

    Namun saat dirinya mulai mengganti dan menyanyikan lirik "putting Van the Man on the jukebox", Sheeran mengaku dirinya tidak bisa membayangkan Rihanna akan menyanyikan lagu dengan lirik tersebut di dalamnya.

    Sejauh ini, video musik 'Shape of You' telah ditonton oleh 5,6 milyar orang di YouTube dan mendapatkan banyak penghargaan seperti Grammy Award, Billboard Music Award, hingga Teen Choice Award.

    5. Pitbull ft. Kesha - Timber

    Dalam wawancaranya dengan Kid Kraddic in the Morning, Pitbull menjelaskan bahwa Rihanna seharusnya berduet dengannya dalam lagu 'Timber' dan bukan Kesha.

    Walaupun Rihanna menyukai lagu tersebut, Rihanna menolak ajakan Pitbull karena ia memiliki suatu kontrak dengan penyanyi Shakira yang tidak dijelaskan oleh Rihanna. 

    Editor Team

    COMMENT