Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Apr 17 2020

    Berwisata di Masa Pandemi? Bisa Kok!

    Hai Kawula Muda, ingin berwisata di masa pandemi, ini dia solusinya.

    Image Caption

    Pandemi Covid-19 membuat objek-objek wisata terpaksa harus ditutup sementara. Hal ini memicu timbulnya tren baru yang disebut wisata virtual.

    Karena bisa diakses dari rumah, tren wisata seperti ini sangat bermanfaat di tengah physical distancing yang memaksa banyak orang untuk tidak keluar rumah.

    Selama wabah corona masih berkembang, aplikasi, situs, dan web yang menawarkan wisata virtual semakin menjamur dan makin mudah diakses. Di Indonesia, objek-objek wisata pun semakin banyak yang menawarkan tur wisata virtual.


    WISATA VIRTUAL KE HANOIWisata virtual ke Hanoi, Vietnam. (INSTAGRAM/VOLTA TOUR INTERNASIONAL)

     

    Lalu, bagaimanakah cara melakukan wisata virtual?

    Pada awalnya wisata virtual dilakukan perorangan dengan menggunakan internet, kacamata virtual, ponsel, laptop, ataupun layar televisi. Untuk menikmati wisata virtual semacam ini digunakan teknologi virtual reality melalui kacamata VR. 

    Pemandangan yang disuguhkan bisa memberi penampakan objek wisata 360 derajat dan membawa penggunanya seolah-olah berada di lokasi sesungguhnya. 

    Namun, kini wisata virtual semakin berinovasi. Pengguna tidak hanya bisa melihat-lihat dengan kacamata VR, tetapi juga akan ditemani pemandu wisata profesional yang siap mengajak para wisatawan menjelajahi sebuah tempat melalui gawai dengan sambungan internet. Gambar yang disajikan pun merupakan video yang atraktif. 

    Sebelum melakukan wisata virtual dengan pemandu, pastikan dulu jadwal hari dan jam wisata virtual dilakukan.

    Setelah itu, wisatawan cukup duduk di depan komputer, dan gunakan aplikasi zoom, sementara pemandu wisata memperlihatkan dan menerangkan setiap sudut kawasan wisata. 

    Nah, untuk wisata virtual dengan pemandu, beberapa objek wisata memasang tarif yang cukup terjangkau, apalagi jika rombongan.

    Bahkan ada yang hanya memasang tarif Rp 20.000. Meski begitu, ternyata banyak juga objek wisata yang memberikan wisata virtual cuma-cuma, dengan melakukannya melalui live di media sosial.


    WISATA VIRTUAL DATARAN TINGGI DIENGWisata Virtual Dataran Tinggi Dieng. (INSTAGRAM/ONE STOP TOURISM SERVICES)

     

    Beberapa objek wisata di Indonesia yang menawarkan wisata virtual adalah kebun binatang Ragunan, Monumen Nasional, Candi Borobudur, Desa Penglipuran di Bali, Sam Poo Kong di Semarang, Situ Patenggang, Dataran Tinggi Dieng, Taman nasional Baluran, dan Gunung Tangkuban Perahu. 

    Bagi yang ingin keliling dunia, kita juga bisa melakukannya dalam waktu sekejap.  Merasakan dan melihat tempat-tempat wisata ikonik di seluruh dunia. Mulai dari Menara Eiffel di Paris, Aurora Borealis di Finlandia, Disneyland, bahkan salah satu pengembang virtual reality ada  yang menawarkan paket tur virtual ke Planet Mars. 


    WISATA VIRTUAL KE PARISWisata virtual ke Paris, Prancis. (INSTAGRAM/VOLTA TOUR INTERNTASIONAL)

     

    Selain menghibur, berwisata virtual bisa sangat bermanfaat bagi kesehatan mental. Pemandangan alam yang dilihat dari layar gawai ternyata dapat memberi efek menenangkan. 

    Editor Team

    COMMENT