Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    >
    Sep 28 2022

    Gula Ternyata Punya Nama Lain Alias Samaran dalam Produk Kemasan, Kita Kenalan Yuk!

    Hai Kawula Muda, jangan kebanyakan makan gula ya.

    Ilustrasi gula. (FREEPIK)


    Dilansir dari jurnal Food Nutrition Research, asupan gula berlebih bisa mengganggu kesehatan, seperti menumpuknya lemak tubuh, memicu masalah kegemukan, mengantarkan seseorang terkena diabetes dan penyakit kencing manis.

    Bahkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 30 tahun 2013 menyarankan pembatasan konsumsi gula sebanyak maksimal 50 gram per hari atau setara dengan 4 sendok makan.

    Nah, untuk membantu mengontrol kadar gula yang kita asup, jangan lupa untuk selalu memeriksa kandungan gula dalam makanan kemasan yang kita makan. Namun sayanganya, terkadang tidak semua gula tertulis dalam label kemasan sebagai “gula”.

    Ya, ada berbagai nama lain gula yang ditambahkan ke dalam makanan kemasan sehingga sering kali mengecohkan pembeli. Ini karena gula diolah dari sumber yang beragam. Hasil olahan gula yang telah jadi memiliki rasa dan tekstur yang tidak sama.

    Badan Pengawas Obat dan Makanan di AS (FDA) sebenarnya mewajibkan produsen makanan untuk mencantumkan semua bahan dalam produknya. Namun, adanya nama lain gula membuat kehadiran gula dalam produk-produk ini menjadi sulit dideteksi.

    NAMA GULANama-nama lain dari gula. (FACEBOOK)

     

    Dilansir dari laman Healthline, setidaknya ada sekitar 56 jenis nama lain gula yang kerap muncul pada label kemasan makanan.

    Berikut beberapa nama lain gula yang paling umum ditemui di kemasan makanan.

    • Sukrosa
    • Sirup jagung tinggi fruktosa
    • Sirup agave
    • Gula bit
    • Molasses/molase blackstrap
    • Brown sugar
    • Buttered syrup
    • Gula tebu
    • Karamel
    • Gula kastor
    • Gula demerara
    • Gula confectioners/gula bubuk
    • Sirup maple
    • Sorghum
    • Raw sugar/gula mentah
    • Refiner’s syrup Barley malt
    • Dextrin
    • Corn syrup/sirup jagung
    • Dekstrosa
    • Glukosa
    • Malt syrup/sirup malt
    • Maltose
    • Rice syrup/sirup beras
    • Fruktosa
    • Galaktosa

    Mulai sekarang, jadilah konsumen yang cerdas ya Kawula Muda. Mari batasi konsumsi gula. Bila perlu gunakan alternatif pengganti gula yang lebih sehat, seperti produk pemanis rendah kalori yang mengandung kalori jauh lebih rendah dibanding gula pasir dengan tingkat kemanisan yang sama.

    Editor Team

    COMMENT