Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    >
    Aug 03 2022

    Negara-negara Rawan Penipuan Online dan Offline, Indonesia Nomor Berapa?

    Stay alert and stay safe ya, Kawula Muda!

    Ilustrasi penipuan (iStock)


    Laporan Analytics Insight baru saja merilis daftar negara-negara yang banyak melakukan penipuan.

    Tidak hanya di dunia nyata, penipuan juga sering terjadi di dunia maya. Banyak pula yang dilakukan dengan cara kuno seperti mengirim email spam, hingga pencurian gambar dan identitas! 

    Mengutip laman resmi Analytics Insight pada Rabu (03/08/2022), berikut daftar lengkap 10 negara dengan kasus penipuan tertinggi di dunia!

    1. Nigeria

    Strategi penipuan yang marak terjadi di negara ini yakni dengan mengirim email hingga pesan spam di media sosial. Ketika ditekan, tautan tersebut dapat menyebabkan seseorang kehilangan uang dengan jumlah besar loh, Kawula Muda!

    2. India

    Negara yang satu ini juga masuk ke dalam negara yang marak terjadi penipuan. Di dunia nyata, sering kali penipuan pun dilakukan kepada turis. Misalnya seorang sopir taksi yang berpura-pura tidak tahu hotel yang dimaksud sang turis. Kemudian, ia akan membawa turis tersebut ke hotel yang lebih mahal agar mendapat komisi dari hotel mahal tersebut. 

    3. China

    China disebut sebagai salah satu negara yang memiliki berbagai trik untuk melakukan penipuan. Bahkan, dapat saja seseorang mengirim foto yang menunjukkan sang pasangan tengah berselingkuh (padahal foto tersebut hanyalah editan). Kemudian, ketika diklik, foto tersebut rupanya mengandung virus. Dengan begitu, ponsel orang tersebut sudah terinfeksi virus, Kawula Muda!

    4. Brazil

    Tidak hanya di dunia maya, aksi penipuan hingga kejahatan lainnya ramai terjadi di Brazil. Salah satu yang ter-viral adalah aksi pencopetan pada Olympic Games 2016 lalu yang banyak disorot media dunia. Selain itu, penculikan agar dapat menebus uang juga tinggi terjadi di negara ini. 

    5. Pakistan

    Para kriminal di negara ini kerap ‘meminjam’ identitas personil militer di layanan kencan daring maupun media sosial. Kemudian, sang kriminal akan membujuk korban untuk membayar uang kepada mereka. Tak jarang, mereka juga mengirim virus ke gadget sang korban untuk memeras mereka. 

    Sementara itu, Indonesia berada dalam peringkat keenam daftar negara dengan angka penipuan terbanyak tersebut. Hal yang disorot pada laman tersebut adalah penipuan terkait nasabah bank. 

    Disebutkan bahwa orang Indonesia kerap menempatkan peralatan penangkap data di salah satu mesin bank. Karena itu, uang sang pemilik uang bank tersebut dapat tertelan dan dimanfaatkan oleh sang penipu, Kawula Muda!

    Lebih lanjut, negara lain yang disebutkan lewat daftar tersebut yakni Venezuela, Afrika Selatan, Filipina, hingga Romania. 

    Editor Team

    COMMENT