Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    >
    Jan 18 2023

    Siswa NTT Berumur 8 Tahun Menangkan Lomba Matematika Tingkat Dunia

    Selamat Nono!

    Dokumentasi Nono ketika menerima penghargaan karena memenangkan kompetisi matematika internasional Abacus Brain Gym (ABG) (INSTAGRAM/Viktorbungtilulaiskodat)


    Seorang siswa berusia 8 tahun asal Nusa Tenggara Timur (NTT) baru saja memenangkan kompetisi matematika tingkat dunia.

    Perkenalkan! Archangels Hendrik Meo Tnunay alias Nono, seorang siswa yang menduduki podium juara satu dalam kompetisi internasional Abacus Brain Gym (ABG) International Mathematics Competition. 

    Ini menjadi pertama kalinya bagi Indonesia memenangkan kompetisi matematika bergengsi tersebut. Sebelumnya, siswa Indonesia pernah memenangkan peringkat ketiga dalam kompetisi tersebut sebanyak tiga kali. 

    Untuk mendapatkan gelar juara, Nono diketahui mengalahkan 7.000 peserta dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Qatar, UAE, dan Australia.

    Berasal dari Wilayah Tertinggal

    NonoDokumentasi Nono bersama Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (INSTAGRAM/Viktorbungtilulaiskodat)

      

    Nono merupakan siswa yang bersekolah di Inpres Buraen 2 yang terletak pada Kabupaten Kupang NTT. Wilayah tersebut merupakan salah satu daerah tertinggal berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 63 Tahun 2020 tentang penetapan daerah tertinggal tahun 2020-2024. 

    Adapun ini bukan pertama kali bagi Nono mengikuti perlombaan tersebut. Tahun lalu, saat ia berusia 6 tahun dan duduk di bangku kelas satu SD, Nano juga mengikuti lomba yang sama. Ia pun keluar sebagai juara tiga kala itu. 

    “Walaupun di luar sana kita masih dianggap Provinsi miskin, tapi kita patut berbangga karena bisa melahirkan anak yang sangat berprestasi di kancah Internasional, seorang juara dunia dalam diri Nono,” kata Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat mengutip Kompas.

    Menurutnya, Nono membuktikan bahwa peradaban kemajuan suatu daerah dapat dibangun lewat pendidikan. Ia pun turut mengapresiasi jasa para guru yang berusaha mendidik siswa Indonesia secara berkualitas. 

    “Terlebih juga kepada kemampuan dan teknik guru dalam transfer knowledge-nya harus bagus. Karena dengan begitu tingkat pemahaman para siswa juga akan semakin baik. Karena hanya guru yang pintar, yang dapat menghasilkan murid yang pintar,” tambahnya.

    Viktor berharap perkembangan pembelajaran matematika dan sempoa di NTT dapat semakin maju. Menurutnya, hal itu dapat berdampak positif bagi masa depan masyarakat NTT. 

    Menangkan Kompetisi Matematika Bergengsi

    NonoNono menerima tantangan menjawab pertanyaan matematika ketika menerima penghargaan Abacus Brain Gym Award 2022 (YOUTUBE/Biro Administrasi Pimpinan Provinsi NTT)

     

    ABG International Mathematics Competition merupakan ajang perlombaan matematika dan sempoa yang diselenggarakan oleh International Abacus Brain Gym. Kompetisi ini merupakan ajang yang bergengsi karena berskala besar dan mampu menemukan para talenta matematika.

    Perlombaan tersebut pun dilakukan dalam periode satu tahun, yakni Januari hingga Desember 2022. Seluruh peserta diminta untuk mengerjakan soal matematika dalam berbagai tingkat kesulitan dan bentuk selama jangka waktu tersebut. 

    Kompetisi yang diselenggarakan secara daring tersebut diikuti Nano dari rumahnya di NTT. Selama setahun, Nono diketahui berhasil menyelesaikan 152.010 soal dalam bentuk virtual dan listening dalam bahasa Inggris. 

    Sementara itu, juara dua kompetisi tersebut diraih oleh peserta asal Qatar dan juara tiga diduduki oleh peserta asal Amerika Serikat. Mereka masing-masing berhasil mengerjakan 75.020 dan 61.380 soal. 

    Atas kemenangan tersebut, Nono mendapat piala, sertifikat, serta hadiah uang tunai sebesar 200 Dolar AS atau Rp 3 juta. Hadiah tersebut pun diberikan pada acara penyerahan Abacus Brain Gym Award 2022 di Ruang Rapat Gubernur NTT pada 10 Januari 2023 lalu. 

    Pada acara itu, turut hadir Gubernur Viktor bersama dengan Bupati Kupang Korinus Masneno, Founder ABG USA Juli Agustar dan Founder ABG Indonesia Aguslina Angkasa. Selain itu, mereka turut menantang Nono untuk menjawab soal matematika. 

    Diunggah di YouTube Biro Administrasi Pimpinan Provinsi NTT, Nono terlihat berhasil menyelesaikan soal-soal tersebut dengan cepat dan tepat. Keren banget ya, Kawula Muda! 

    Editor Team

    COMMENT