Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    >
    Sep 13 2022

    Viral Karena Tak Hafal Pancasila, Ketua DPRD Lumajang Mundur dari Jabatannya

    Saat pengucapan ulang Pancasila di upacara bendera diikuti ya Kawula Muda

    ilustrasi Garuda Pancasila sebagai lambang Republik Indonesia (unsplash/mufid-majnun)


    Anang Akhmad Syaifudin, Ketua DPRD Lumajang mundur dari jabatannya setelah video viral dirinya yang tak hafal Pancasila ketika ditemui oleh massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Kantor DPRD Lumajang hari Rabu kemarin tepatnya pada tanggal 7 September 2022.

    anang Akhmad syaifudinAnang Akhmad Syaifudin Ketua DPRD Lumajang (Instagram/anagakhsaifuddin1979)

     

    Menurut Anang, keputusannya untuk mundur dari jabatan sebagai Ketua DPRD Lumajang merupakan keputusan yang dia ambil dari pikiran dan hati nuraninya sendiri tanpa adanya tekanan dan intervensi dari pihak mana pun. Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga menyatakan bahwa keputusan ini sudah bulat.

    Ia berpendapat bahwa tidak hafal Pancasila bukan merupakan hal yang salah namun tidak pantas jika hal tersebut terjadi pada seorang Ketua DPRD.

    “Saya dengan hati yang sangat menyesal mengundurkan diri dari Ketua DPRD Kabupaten Lumajang. Ini untuk menjaga marwah DPRD Lumajang, untuk menjaga dan menjadikan pembelajaran siapa pun pemimpin di negeri ini” ujar Anang.

    Keputusan yang diambil oleh Anang ini ternyata mengejutkan bagi banyak orang terutama mereka yang hadir pada rapat paripurna. Termasuk Bupati Lumajang, Thoriqul Haq serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat juga dibuat kaget oleh keputusan dari Anang untuk mundur dari jabatannya. 

    Video yang menjadikan Anang sebagai sorotan publik pasca kegagalannya membaca Pancasila sendiri menampilkan Anang di hadapan (HMI).

    Awalnya Anang tampak lancar dalam membacakan Pancasila dari sila 1 sampai sila ke 3, namun kemudian Anang salah membacakan sila ke 4 dari Pancasila. Mahasiswa yang menyadari hal tersebut pun menyoraki dan menyalahkannya.

    “Eh salah-salah!” ucap seorang mahasiswa dalam kumpulan massa HMI

    Kegagalan Anang dalam membacakan Pancasila secara benar itu ternyata memancing salah seorang mahasiswa untuk mengecamnya dan menyebut apa yang dilakukan Anang merupakan penistaan terhadap Pancasila.

    Menurut lo gimana Kawula Muda?

    Editor Team

    COMMENT