Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Dec 07 2022

    Rahasia Kemenangan Maroko: Sayang Orang Tua!

    Makanya harus selalu sayang ortu, Kawula Muda :)

    Perayaan kemenangan Maroko usai kalahkan Spanyol dengan skor 3-0 (INSTAGRAM/EQUIPEDUMAROC)


    Hasil pertandingan Maroko dengan Spanyol mengejutkan dunia. Setelah berhasil mengalahkan favorit pra-turnamen Belgia dengan skor 2-0, kali ini tim tersebut berhasil mengantar pulang salah satu juara Piala Dunia, Spanyol dengan skor penalti 3-0. 

    Selain dikarenakan keahlian menggocek bola dan mengecoh lawan, rupanya terdapat elemen lain yang menjadi sumbu kemenangan tersebut. Elemen tersebut yakni pihak keluarga yang senantiasa mendukung para pemain di dalam lapangan.

    Misalnya saja setelah Maroko mengalahkan Belgia, bek sayap Achraf Hakimi langsung menuju ibunya yang berada di dalam tribun. Pelukan dan cubitan pipi pun menjadi viral semenjak pesepakbola berusia 24 tahun tersebut mengunggah fotonya dengan sang ibu. Dengan pose mencium kening, tertulis keterangan foto ‘Aku cinta kamu, Ibu’.



    Namun, ibu dari Achraf bukanlah satu-satunya orang tua yang hadir dan mendukung anaknya dari tribun penonton. 

    Atas instruksi pelatih Walid Reragui dan presiden Federasi Sepak Bola Kerajaan Maroko, anggota keluarga yang dipilih oleh semua anggota skuad Maroko berhak datang secara eksklusif ke Piala Dunia Qatar. Karena itulah, tak heran pangkalan Maroko di hotel Wyndham Doha West Bay terkadang dipenuhi oleh orang tua dan keluraga dari para pemain. 

    Hal ini pun diapresiasi oleh para orang tua. Mereka mengaku senang dan bangga karena dapat mendukung anaknya yang tengah berjuang mengharumkan nama negara dari lapangan. 

    “Sepanjang kariernya sebagai pemain dan pelatih, saya tidak pernah bepergian untuk menontonnya,” tutur Fatima, ibu dari pelatih Maroko Walid Reragui mengutip Aljazzeera pada Rabu (07/12/2022). 

    Terlepas dari berbagai pujian yang dilontarkan, mendapatkan energi positif dari para orangtua rupanya menjadi salah satu strategi Reragui. “Kesuksesan kami tidak mungkin ada tanpa orang tua kami,” tambahnya. 

    Lebih lanjut, Reragui menyatakan keberhasilan Maroko juga tercipta dari ribuan penonton yang datang langsung ke Qatar. Terdapat sedikitnya 15.000 orang Maroko yang tinggal di Qatar dan beberapa ribu lainnya melakukan perjalanan ke Qatar untuk langsung mendukung timnas kebanggaan mereka. 

    MarokoDukungan suporter Maroko kepada tim pada saat laga sepakbola berlangsung (INSTAGRAM/EQUIPEDUMAROC)

     

    Hal ini pun diakui menciptakan suasana yang mengintimidasi tim lawan di setiap pertandingan mereka. 

    “Saya bersumpah kepada Tuhan jika para suporter tidak ada di sini, kami tidak akan melaju ke babak berikutnya,” seru Reragui.

    Sebelumnya, hasil mengejutkan terjadi antara pertandingan Maroko melawan Spanyol. Berlangsung di Education City Stadium, Al Rayyan, Selasa (06/12/2022), Maroko berhasil mengalahkan salah satu negara jagoan tahun ini tersebut. 

    Berlangsung selama 90 menit, laga memang berlangsung alot. Beberapa tendangan tajam sempat terjadi tetapi tidak membuahkan gol. Skor pun imbangh 0-0 hingga akhir pertandingan.

    Pertandingan kedua tim tersebut pun dilanjutkan pada babak penalti. Tiga penendang Spanyol, Pablo Sarabia, Carlos Soler, dan Sergio Busquets gagal mengeksekusi poin. Sementara itu, tiga dari empat penendang penalti Maroko berhasil membuahkan poin. 

    Dengan hasil 3-0 tersebut, Maroko sukses mendapat tiket perempat final Piala Dunia 2022. Hal tersebut pun menjadi momen bersejarah karena menjadi kali pertama Atlas Lions tersebut melangkah menuju delapan besar Piala Dunia. 

    Editor Team

    COMMENT