Pipa-pipa Beton di Doraemon Ternyata Memiliki Sejarahnya Tersendiri!

kalo menurut lo buat apa, Kawula Muda?

Ilustrasi pipa di taman legendaris Doraemon (BRILLIO)
Wed, 07 Sep 2022


Doraemon menjadi salah satu kartun kesayangan anak-anak. Adapun salah satu tempat ikonis yang kerap ditampilkan pada kartun tersebut adalah sebuah taman dengan tumpukan pipa di belakangnya.

Pipa tersebut pun memiliki makna sentimental tersendiri para tokoh Doraemon. Jika diperhatikan, Nobita, Doraemon, Sunio, Giant, hingga Shizuka kerap menghabiskan waktu di atas pipa tersebut.

Pipa legendaris itu juga menjadi tempat yang strategis bagi Nobita untuk bersembunyi ketika dikejar anjing. 

Namun, setelah dipikir-pikir kembali, sebenarnya mengapa pipa sebesar tersebut malah tertumpuk begitu saja di taman tersebut?

Pertanyaan yang akhir-akhir ini ramai dibahas warganet tersebut pun dijawab oleh pihak yang sebenarnya tidak berhubungan dengan Doraemon: Kementerian PUPR.

Lewat akun media sosialnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjelaskan bahwa pipa beton biasanya dipakai untuk pembangunan saluran pembangunan dalam proyek infrastruktur di era Meiji.

“Karena keterbatasan lahan, makanya ditempatkan di lapangan tempat Nobita bermain,” tambah penjelasan tersebut.

Namun, jika ditilik lebih lanjut dari segi sejarah, sebenarnya memang terdapat hubungan antara perkembangan pembangunan di era saat komik Doraemon tercipta. 

Pada Desember 1969, komik Doraemon pertama kali diterbitkan. Pada tahun tersebut, proyek-proyek sanitasi memang tengah digalakkan di berbagai sisi Jepang.

Seorang warganet turut menjelaskan bagaimana pemerintah Jepang benar-benar melakukan pembangunan besar-besaran, terutama setelah perang dunia 2. Saat itu, bom membuat pemerintah Jepang harus kembali menata saluran pembuangan air.
Karena itu, tak heran, terdapat banyak wilayah dan tanah kosong yang dimanfaatkan areanya untuk meletakan pipa-pipa beton.

“Anak2 bermain di antara pipa2 bermakna sangat dalam, juga melambangkan bangkitnya ekonomi Jepang pada masa tersebut,” tulis warganet tersebut. 

Berita Lainnya