SM Entertainment Dituntut Pendirinya Sendiri, Lee Soo Man

Kalo kata Knetz: mari siapkan popcorn dan menonton hingga tuntas!

SM Entertainment dituntut oleh Pendiri sekaligus pemilik saham terbesarnya, Lee Soo Man (KOLASE PRAMBORS)
Wed, 08 Feb 2023


Pendiri sekaligus pemilik saham terbesar perusahaan SM Entertainment, Lee Soo Man, menuntut perusahaannya sendiri. Hal itu terkait permasalahan penjualan saham kepada Kakao. 

Mengutip Koreaboo, sebelumnya Kakao mengumumkan telah mengakuisisi 9,05% saham di perusahaan hiburan Korea Selatan tersebut. Hal itu pun membuat Kakao menjadi pemegang saham kedua terbesar di perusahaan tersebut. 

Pendiri SM Entertainment, Lee Soo Man (INSTAGRAM/LEESOMAN)

 

Akan tetapi, Lee Soo Man, yang memiliki saham terbesar di SM Entertainment senilai 18,5%, mengaku tidak mengetahui soal pembelian saham tersebut. Padahal, penjualan saham dengan jumlah besar sudah seharusnya diketahui oleh pemilik saham terbesar tersebut. 

Keterangan pihak Lee Soo Man pun dipublikasi oleh tim perwakilan hukum Lee Soo Man, Hwawoo.

Disebutkan, proposal penjualan saham kepada Kakao tersebut dibuat oleh Align Partners. Sebelumnya, semenjak rapat pemegang saham reguler SM Entertainment tahun lalu, Align Partners disebut mulai masuk ke ranah hak manajemen seperti meminta akses ke buku akuntansi serta catatan rapat dewan.

Kemudian, pada 20 Januari lalu, Co-CEO SM Entertainment, Lee Sung Soo dan Tak Young Joon, menyetujui proposal Align Partners terkait penjualan saham kepada Kakao. Akan tetapi, proposal tersebut disetujui tanpa berkonsultasi dengan Lee Soo Man terlebih dahulu, Kawula Muda! 

“Hal itu pun jelas merupakan pelanggaran hukum komersial serta pasal-pasal terkait dengan hukum bagi dewan direksi SM Entertainment,” tulis Hwawoo.

Dalam konflik tersebut, disebutkan dewan direksi SM Entertainment secara sepihak mendistribusikan saham baru dan obligasi konversi kepada pihak ketiga untuk membuat situasi yang menguntungkan mereka. 

Menghadapi perkara tersebut, Hwawoo menyebut akan memblokir upaya dewan direksi SM Entertainment terkait penerbitan saham baru tersebut. Selain itu, mereka juga akan berupaya meminta pertanggungjawaban direktur baik secara perdata maupun pidana. 

Di sisi lain, banyak penggemar musisi K-Pop di bawah naungan SM Entertainment yang turut bersuara. Dikhawatirkan, konflik internal tersebut dapat menunda comeback idol favorit mereka.

“Pergi saja, rencana idolaku akan kacau,” tulis seorang warganet.

“Makin lama deh comeback-nya :(,” komentar warganet lainnya. 

HYBE Akuisisi SM Entertainment

Sementara itu, di tengah ancaman tuntutan dari Lee Soo Man, HYBE berhasil menguasai saham rivalnya, SM Entertainment seharga 334 juta Dolar AS. Di bawah Bang Si Hyuk, HYBE mengakuisisi industri agensi di industri K-Pop tersebut dengan memegang mayoritas saham SM Entertainment sebesar 14,85%.

Dilansir dari Allkpop, dalam siaran pers, para petinggi HYBE dan SM Entertainment menyebutkan penggabungan kedua perusahaan ini demi menghadapi ketatnya persaingan di industri K-Pop.

Berita Lainnya