10 Manfaat Senyum bagi Kesehatan Mental dan Fisik

Hai Kawula Muda, ingin sehat dan awet muda? Ayo, senyum!

Ilustrasi orang senyum. (FREEPIK)
Sat, 26 Sep 2020

Berbagai penelitian ilmiah telah mengonfirmasikan bahwa senyum yang tulus dapat meningkatkan suasana hati.

Tak hanya berpengaruh pada kondisi psikis, manfaat senyum juga berlaku untuk kesehatan fisik.

Berikut ini beberapa manfaat senyum bagi kesehatan.

1. Memperbaiki mood

Tersenyum dapat memanipulasi tubuh untuk meningkatkan suasana hati, karena aktivitas tesebut sebenarnya mengaktifkan pesan saraf di otak.

Senyum memicu pelepasan komunikasi saraf dan meningkatkan neuropeptide serta neurotransmitter, sehingga mampu meningkatkan suasana hati.

2. Melanggengkan hubungan percintaan

Ilustrasi pasangan kekasih yang sedang selfie sambil tersenyum. (FREEPIK)

 

Menurut penelitian yang dilakukan oleh psikolog Dacher Keltner PhD dan LeeAnne Harker PhD di University of California, Berkeley, senyum bermanfaat melanggengkan hubungan percintaan.

Penelitian dilakukan dengan membandingkan foto-foto para siswa dari buku tahunan yang telah lulus dua dekade sebelumnya. Hasilnya, mereka yang tersenyum tulus dengan emosi positif memiliki hubungan pernikahan yang lebih sehat di usia mereka saat ini.

3. Meningkatkan daya tahan tubuh

Tersenyum juga dapat meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Senyuman yang tulus bisa membantu sistem kekebalan tubuh manusia berfungsi lebih efektif.

Saat tersenyum, fungsi kekebalan tubuh diperkirakan meningkat akibat adanya perasaan rileks berkat pelepasan neurotransmitter tertentu.

4. Meredakan sakit

Tak sedikit orang yang meyakini bahwa tersenyum bermanfaat membantu meredakan rasa sakit. Hal itu terjadi karena saat tersenyum, hormon endorfin akan bekerja untuk mengurangi rasa nyeri yang ada.

5. Mampu meredakan stres

Ilustrasi orang sedang berteriak karena stres.(FREEPIK)

  

Senyum juga bermanfaat membuat tubuh melepaskan hormon endorfin yang mampu mengurangi dan menyingkirkan hormon stres.

Senyum juga memiliki kemampuan layaknya morfin dalam membantu meredakan stres dan mengurangi persepsi rasa sakit sakit di otak. Karenanya, mereka yang secara alami sering tersenyum, diketahui lebih cepat pulih dari depresi.

6. Menurunkan tekanan darah

Tersenyum dan tertawa dapat membantu menurunkan tekanan darah. Sebuah penelitian pada 2009 melaporkan, menurut peneliti, tersenyum apalagi tertawa memicu periode relaksasi otot dan penurunan denyut jangtung serta tekanan darah. Hal ini membuat orang terhindar dari penyakit kronis.

7. Menyehatkan paru-paru

Ilustrasi paru-paru manusia. (FREEPIK)

 

Saat tersenyum dan tertawa, organ paru-paru juga bisa mengembang dan terisi oksigen lebih banyak. Kondisi ini membuat paru-paru lebih kaya oksigen dan lebih bersih, sehingga otomatis tubuh menjadi lebih sehat.

8. Meningkatkan kreativitas dan kesabaran

Sebuah studi melaporkan, seseorang yang sering tersenyum akan lebih mampu mengatasi masalah dan mampu berpikir lebih kreatif. Hal itu disebabkan oleh dopamin yang aktif bekerja saat seseorang tersenyum.

9. Memelihara kesehatan mental

Orang yang murah senyum, cenderung mudah menetralkan segala bentuk emosi negatif yang muncul dalam hidup. Alhasil, ia bisa mengimbangi dan mengelola stres dengan lebih baik serta terhindar dari rasa sedih dan kesepian.

10. Membuat awet muda

Ilustrasi seorang gadis muda tersenyum cantik. (FREEPIK)

 

Saat seseorang sering marah, keriput di kening akan muncul lebih awal. Demikian juga jika sering cemberut, maka itu akan meninggalkan bekas keriput di garis bibir, pipi, dan dagu.

Saat cemberut, ada 43 otot yang bekerja, sementara saat tersenyum otot yang bekerja hanya 17. Karenanya, sering-seringlah tersenyum, pasti jadi terlihat lebih muda dan tentunya enak dipandang mata.

Nah, bagaimana, apakah kalian sudah senyum hari ini?

Berita Lainnya