Kualitas Sama tapi Harga Lain, Ini Beda Obat Generik dan Paten!

Kawula Muda, lebih percaya obat generik atau obat paten?

Ilustrasi obat (UNSPLASH/Volodymyr)
Tue, 27 Sep 2022


Kawula Muda, siapa yang masih suka berdebat tentang obat paten dan obat generik? Banyak orang yang memang masih tidak percaya dengan kualitas obat generik sehingga lebih memilih untuk mengonsumsi obat paten. Padahal, secara kualitas disebutkan bahwa obat dan generik mempunyai kualitas yang sama.

Perbedaan obat generik dan paten sebenarnya bukan dari bahan maupun kualitas, tapi apakah obat tersebut masih dalam perlindungan hak paten atau tidak.

Jadi, apa sih yang membedakan obat paten dan generik? Kenapa obat generik lebih murah, sedangkan obat paten lebih mahal? Berikut adalah penjelasannya seperti yang dirangkum dari berbagai sumber.

Obat generik

Obat generik adalah obat yang telah habis masa patennya sehingga dapat diprodksi oleh semua perusahaan farmasi. Obat generik terbagi menjadi dua yaitu obat generik berlogo (OGB) dan obat generik dengan merek dagang.

Obat generik berlogo adalah obat yang namanya sama dengan kadungan zat aktifnya dan terdapat logo generik. Obat generik berlogo dijual dengan harga yang lebih terjangkau karena tidak butuh biaya promosi.

Sedangkan obat generik dengan merek dagang atau branded generik adalah jenis obat yang mencantumkan nama perusahaan tempat obat tersebut diproduksi.

Biasanya harga obat generik dengan merek dagang dijual dengan harga yang lebih mahal walaupun kandungan zat aktifnya sama dengan obat generik berlogo. Ini dikarenakan branded generik membutuhkan biaya lebih untuk pemasaran.

Obat paten

Obat paten merupakan obat baru yang diedarkan oleh perusahaan farmasi dan memiliki hak paten. Obat paten adalah cikal bakal obat generik.

Obat paten bisa menjadi obat generik kalau masa patennya telah habis. Biasanya hak paten obat berlaku selama 20 tahun. Setelah habis, hak paten masih bisa diperpanjang oleh pihak perusahaan farmasi. 

Kalau obat masih dalam masa paten, maka tidak ada perusahaan lain yang boleh memproduksi atau memasarkan obat tersebut tanpa izin pemilik hak paten. Saat masa paten berakhir dan tidak diperpanjang, maka perusahaan farmasi lain bisa memproduksi dan menjual obat dalam versi generik dari senyawa asli obat selama mendapatkan izin dari pihak terkait.

Kenapa obat paten mahal, obat generik murah?

Ilustasi aneka jenis obat dalam bentuk pil dan kapsul. (FREEPIK)

 

Harga obat paten relatif lebih mahal dibandingkan obat generik karena biaya yang dibutuhkan untuk mengembangkan obat baru sangat besar. Untuk menemukan obat baru, perusahaan farmasi membutuhkan banyak biaya untuk penelitian, uji coba skala besar, manufaktur, dan pemasaran.

Di akhir uji klinis, perusahaan farmasi mempresentasikan data ke Badan Pengawas Obat dan Makanan atau Food Drugs and Administration (FDA) untuk memutuskan apakah obat tersebut layak dijual ke publik atau tidak.

Itulah kenapa harga obat paten lebih mahal dibandingkan obat generik. Produsen obat generik tidak perlu mengulangi uji laboratorium dan klinis yang membutuhkan biaya besar selama bertahun-tahun yang diinvestasikan perusahaan pengembang obat paten.

Dengan biaya produksi yang jauh lebih rendah, maka obat generik bisa dijual dengan harga lebih murah namun tetap menghasilkan keuntungan.

Obat generik tidak boleh sama dengan obat paten

FDA memberikan syarat bahwa obat versi generik harus murni dan stabil seperti obat paten. Walaupun memiliki bahan aktif yang sama dengan obat paten, obat generik boleh menambahkan kandungan berbeda seperti pengawet dan pengisi.

Undang-Undang merek dagang juga melarang tampilan obat generik sama seperti obat paten, sehingga biasanya warna dan ukuran obat generik terlihat berbeda dari obat paten. Produsen juga harus mempertahankan bentuk sediaan yang sama seperti cair, pil, kapsul, injeksi, dll. Selain itu, konsentrasi serta dosis obat versi generik juga harus sama dengan versi patennya.

Apakah obat paten lebih ampuh dibanding obat generik?

Banyak orang menganggap bahwa obat paten lebih ampuh dibanding obat generik. Namun, anggapan ini ternyata tidak benar. Walaupun harga obat generik lebih murah, bukan berarti obat generik tidak lebih baik dari obat paten. Bahan aktif yang digunakan dalam obat generik sama dengan obat paten, begitu pula dengan keamanan.

Baik obat paten maupun generik sama-sama aman untuk digunakan dan memiliki efek samping yagn serupa. Efektivitas obat paten dan generik juga sama, selama dikonsumsi dengan dosis tepat.  

Itu tadi perbedaan obat paten dan generik yang ternyata memiliki khasiat sama ya, Kawula Muda.

Berita Lainnya