Memberi Tip, Perlu Enggak Sih? Ternyata Tiap Negara Punya Etika dan Aturannya

Hai Kawula Muda, siapa nih yang suka ngasih tip?

Ilustrasi memberi tip. (FREEPIK)
Sun, 09 Oct 2022

Pesepakbola Ronaldo pernah memberikan uang tip dengan jumlah sangat fantastis yaitu sebesar 31.500 dolar AS atau sekitar 447 juta saat berlibur bersama keluarga di sebuah resort mewah Costa Navarino di Pelopnnese, Yunani, beberapa waktu lalu.

Pesepakbola asal Portugal itu memberikan uang tip karena merasa sangat terkesan dengan pelayanan para staf. Ronaldo pun kemudian meminta pihak manajemen hotel membagi rata tip yang diberikan kepada seluruh pekerja resort.

Pemberian tip atau persenan memang bukan sesuatu yang aneh di industri jasa, apalagi kalau bicara soal travel. Hampir semua karyawan hotel atau pelayan di restoran ‘mengharapkan’ tip dari tamu, meskipun masalah tip memang menjadi peraturan tak tertulis.

Namun bagi yang sering ke luar negeri, sebaiknya berhati-hati dalam memberikan tip ya. Karena setiap negara punya kebijakan tip berbeda.

Jangan sampai kalian malah mendapat perlakuan tidak menyenangkan hanya karena tidak tahu peraturan dan kebijakan setempat soal pemberian tip.

Ilustrasi memberi tip. (FREEPIK)

 

Berikut ini peraturan soal pemberian tip di berbagai belahan dunia, dilansir dari berbagai sumber.

Amerika dan Kanada 

Hampir semua restoran di AS dan Kanada secara tidak langsung mewajibkan tamunya memberikan tip 15-20 persen (beberapa orang bahkan memberikan 25 persen) dari total tagihan.

Tip yang lumayan besar jumlahnya itu karena di beberapa negara seperti Amerika, pekerja jasa seringkali mendapatkan bayaran per jam yang sangat rendah. Biasanya mereka mengandalkan tip untuk menambah penadapatan mereka.

Eropa

Umumnya di seluruh penjuru Eropa, tamu restoran atau hotel tidak diharapkan memberikan tip. Kalau kalian makan di restoran yang cukup bagus dan mewah, bolehlah meninggalkan tip sebesar 5-10 persen dari total tagihan.

Asia Selatan dan Timur Tengah 

Warga India cukup agresif dalam meminta tip, jadi jangan kaget kalau seorang bell boy atau pelayan secara terang-terangan meminta tip dari tamu. Sementara itu, Dubai bisa jadi sudah menyertakan service tax untuk wisatawan asing, jadi kalian harus memeriksa tagihan secara teliti sebelum memberikan tip.

Asia Timur

Di Jepang, pemberian tip dianggap tidak sopan dan justru bisa menimbulkan situasi yang memalukan. Sedangkan di Singapura, bandara dan sebagian hotel melarang stafnya menerima tip.

Sementara di Cina Daratan memberi sedikit kelonggaran dalam hal pemberian tip, terutama di daerah wisata. Tapi, di sana dilarang memberi tip kepada supir atau pemandu wisata resmi dari pihak pemerintahan.

Amerika Selatan 

Di Meksiko, para pemberi jasa masih mengharapkan diberi tip. Tapi tidak berlaku jika menginap di resor yang sudah menyertakan semua biaya ke dalam tagihan akhir dan melarang pemberian tip.

Di Brasil, mayoritas warga tidak memberi tip di restoran atau bar, karena sudah disertakan dalam tagihan mereka.

Australia 

Warga Australia tidak terlalu mengharapkan pemberian tip, tapi bila ingin memberi tip biasanya sebesar 10 persen di restoran atau beberapa dolar untuk pelayan hotel. Tapi, persenan boleh lebih besar jika kalian menginap di hotel mewah atau mendatangi restoran bintang lima.

Skandinavia

Pemberian tip bukan sebuah tradisi di Skandinavia, tapi kalian masih diperbolehkan melebihkan jumlah bayaran ongkos atau tagihan. Intinya, selama diberikan dengan suka rela, pemberian tip diperbolehkan ya.

Berita Lainnya