Penelitian: Gen Z Lebih Memilih Astrologi Dibandingkan Tuhan

Benarkah?

Gen Z lebih percaya astrologi daripada Tuhan. Benarkah? (GETTY IMAGES/LIGHT FIELD STUDIOS)
Mon, 28 Aug 2023

Astrologi adalah seni dan ilmu pengetahuan yang mempelajari keterkaitan antara siklus benda-benda langit dan kehidupan manusia di bumi. Salah satu yang masuk ke dalam astrologi adalah zodiak.

Kepercayaan mengenai astrologi memang berbeda-beda pada setiap orang, tergantung dengan persepsi masing-masing.

Menariknya, sebuah laporan baru berjudul “What Business Needs To Know About The Generation Changing Everything" dari The Oliver Wyman Forum mengungkapkan jika mayoritas Generasi Z tidak percaya pada Tuhan tetapi lebih suka dan mempercayai astrologi.

Laporan yang mengungkapkan pandangan Gen Z usia 18-25 tahun terhadap sejumlah aspek di dunia ini menunjukkan jika Gen Z adalah generasi yang paling tidak religius.

Studi: Gen Z Kurang Percaya Tuhan dan Lebih Suka Astrologi (PIXABAY)

Pasalnya, kurang dari 30 persen responden dalam kelompok usia tersebut yang mengatakan bahwa mereka percaya kepada Tuhan dan atau dewa-dewa agama lainnya, Kawula Muda.

“Mereka memiliki kemungkinan 29 persen lebih kecil untuk mengidentifikasi diri mereka dengan agama Kristen dibandingkan generasi yang lebih tua dan 25 persen lebih kecil kemungkinannya untuk percaya bahwa agama yang terorganisir dapat menumbuhkan rasa kebersamaan,” tulis laporan tersebut.

Di sisi lain, 83 persen Gen Z lebih mungkin mengatakan bahwa astrologi telah membantu kehidupan mereka menjadi lebih baik, dibandingkan dengan kelompok usia lainnya.

Laporan tersebut juga menggarisbawahi bahwa hasil temuan ini tidak menunjukkan bahwa Gen Z menolak hal-hal spiritual, melainkan lebih tertarik untuk mempersonalisasikan spiritualitas mereka.

“Alih-alih pergi ke gereja, sinagoge, masjid, atau kuil, Generasi Z mengidentifikasi tradisi dari sistem kepercayaan yang berbeda dan menggabungkannya ke dalam pengalaman mereka sendiri,” tambah laporan itu.

“Mereka membangun prinsip keimanan yang dipersonalisasi, bukannya mengikuti apa yang telah diberikan kepada mereka.”

Gen Z disebut lebih percaya astrologi dibandingkan dengan Tuhan (PIXABAY)

Tidak hanya itu, Kawula Muda. Hasil laporan dari The Oliver Wyman Forum disebut serupa dengan hasil pemungutan suara yang dilakukan oleh University of Chicago's National Opinion Research Center, melansir Newsweek.

Hasil suara tersebut menemukan jika pada tahun 2022, kurang dari 50 persen warga Amerika percaya kepada Tuhan.

Hal ini diperkuat dengan hasil survei yang dilakukan oleh Gallup.

Meski dari tahun 1944 hingga 1960, 98 persen orang Amerika mengatakan mereka percaya kepada Tuhan, ternyata kini  jumlahnya terus menurun. Terutama dalam beberapa tahun terakhir. 

Pantauan hasil suara Gallup juga menemukan bahwa generasi muda Amerika adalah kelompok yang paling kecil kemungkinannya untuk percaya pada Tuhan di antara semua kelompok umur.

Berita Lainnya