Sekolah di Jepang Larang Rambut Murid Perempuan Dikuncir Kuda, Takut Mengundang Gairah

Ada-ada aja ya, Kawula Muda!

Ilustrasi rambut kuncir kuda. (suara.com)
Tue, 15 Mar 2022


Jepang melarang para murid perempuannya untuk menggunakan gaya rambut kuncir kuda. Rambut siswi harus berwarna hitam dan wajib lurus.

Menurut Motoki Sugiyama, ia menilai bahwa peraturan tersebut sangatlah aneh. Dari lima sekolah yang berjarak 144 kilometer barat daya Tokyo, semuanya melarang murid perempuan untuk mengikat rambut gaya kuncir kuda.

Sugiyama yang telah belasan tahun menjadi guru mengatakan alasan sistem pendidikan Jepang melarang gaya rambut tersebut. Katanya, gaya rambut kuncir kuda dapat mengundang syahwat murid laki-laki yang melihat leher jenjang murid perempuan.

Dikutip dari VICE, Sugiyama mengatakan kalau pihak sekolah khawatir murid laki-laki tidak bisa berhenti memperhatikan murid perempuan. Alasannya mirip dengan aturan pakaian dalam berwarna putih. Murid perempuan juga dilarang mengenakan pakaian dalam putih agar tidak mengundang nafsu dari murid laki-laki.

Selain gaya rambut, murid perempuan juga dilarang mengenakan pakaian dalam putih. (Gyaru Baby)

Sugiyama mengaku dirinya selalu mengkritik peraturan tersebut, namun sayangnya kewajiban seperti itu sudah dianggap normal di Jepang sehingga para murid perempuan sudah terbiasa untuk mematuhinya.

Pada Juni 2021, pemerintah Jepang memerintahkan seluruh lembaga pendidikan di Jepang untuk merevisi peraturan yang mereka berikan kepada muridnya.

Peraturan-peraturan di sekolah Jepang lebih dikenal dengan sebutan buraku kousoku dan kerap berubah mengikuti waktu. Tujuan awal peraturan tersebut tetap berfokus untuk memastikan tidak ada siswa/i yang terlihat lebih menonjol.

Berita Lainnya