Tiket Sold Out, Bruno Mars Tetap Batalkan Konser di Israel

Dampak perang yang besar, Kawula Muda

Nama asli penyanyi Bruno Mars (GETTYIMAGES)
Tue, 10 Oct 2023

Bruno Mars terpaksa membatalkan konser di Tel Aviv pada 7 Oktober lalu imbas dari serangan karena konflik yang terjadi di antara Palestina dan Israel pada pagi hari (7/10/2023) lalu dan masih terjadi hingga saat ini.

Konser yang dibatalkan merupakan acara kedua, setelah sebelumnya, pada tanggal 4 Oktober, Bruno Mars telah menggelar konser hari pertamanya di Park HaYarkon Tel Aviv. 


Berita pembatalan ini diumumkan langsung oleh pihak promotor, Live Nation Israel melalui akun sosial media mereka pada Sabtu (07/10/2023) lalu.

“Konser Bruno Mars yang dijadwalkan malam ini dibatalkan,” seru akun Live Nation.

“Seluruh tiket akan secara otomatis dikembalikan ke kartu kredit sesuai dengan yang digunakan untuk membeli tiket,” lanjut keterangan Live Nation Israel.



Diketahui, tiket konser pelantun “Versace on the Floor” ini sebelumnya sudah habis terjual alias sold out dengan kapasitas sebanyak 60.000 penonton, Kawula Muda.

Di samping itu, konflik antara Israel dan Palestina kembali memanas setelah sebuah festival musik terkena serangan roket pada pukul 6.30 waktu setempat.

Menurut saksi yang berada di lokasi festival musik di Israel dalam keterangan NME, orang-orang bersenjata menewaskan banyak pengunjung sementara puluhan orang lainnya menjadi sandera.

“Kami bahkan tidak punya tempat untuk bersembunyi karena kami berada di ruang terbuka. Semua orang menjadi panik dan mulai mengambil barang-barang mereka,” terang saksi kepada CNN dikutip melalui NME.

Menurut berbagai sumber, terlapor lebih dari 260 pengunjung festival tersebut dan termasuk 400 warga Israel menjadi korban jiwa dalam konflik.

Dikutip dari laporan The Guardian, sekitar 350 warga Palestina juga menjadi korban dalam konflik yang meledak di akhir pekan lalu.

Berita Lainnya