Reaksi Machine Gun Kelly Usai Dikritik Soal Perubahan Genre Musiknya ke Rock

Kawula Muda, MGK telah mencoba beberapa genre musik selain rock.

Musisi Amerika Serikat, Machine Gun Kelly. (TWITTER)
Tue, 17 Aug 2021

Usai mengumumkan album barunya “Born With Horns”, Machine Gun Kelly (MGK) justru dihadapkan pada kritikan dari orang-orang yang merasa bingung tentang arah musiknya yang selalu berubah.

MGK pertama kali muncul di industri musik sebagai rapper dengan album debutnya “Lace Up” pada 2012. Tujuh tahun berkecimpung di dunia hip-hop, dan beberapa kali mencoba bereksperimen di genre pop dan rock, musisi berusia 31 tahun itu akhirnya putar arah ke musik pop punk, lewat album studio kelimanya, “Ticket to My Downfall” pada 2020.

Pada Kamis (12/08/2021) lalu, MGK merilis single pertama dari albumnya yang akan datang “Born With Horns” berjudul Papercuts, yang menampilkan Travis Barker. Melihat preview album baru yang dihadirkan lewat single tersebut, dapat diperkirakan bahwa akan ada unsur rock yang diusung di album “Born With Horns”.

Meski telah menyampaikan bahwa dia tidak ingin kreativitasnya dibatasi oleh genre, namun sejumlah kritikus masih saja mempertanyakan tentang genre mana yang akan dia pilih.

Menanggapi hal ini, pria bernama asli Colson Baker itu mengunggah sebuah video di TikTok untuk membungkam para pengkritiknya.

“Aku keluarkan lagu rock, ‘Oh, dia tidak akan main rap lagi’. Aku keluarkan lagu rap, ‘Oh, dia tidak akan main rock lagi’!” teriak MGK memperagakan pembicaraan orang-orang yang mengomentari genre musiknya.

“Tutup mulut kalian! Ya Tuhan, aku belum akan mati besok. Aku cuma mengeluarkan musik!” pungkas musisi yang tenar lewat lagu kolaborasinya bersama Camila Cabello, Bad Things.

Tak cukup dengan ucapannya di video tersebut, MGK menyampaikan ulang maksudnya dengan menulis “STFU” di caption unggahannya, meminta agar para pengkritiknya tak banyak bicara.

@machinegunkelly

STFU

♬ papercuts - Machine Gun Kelly

Mengetahui bahwa single Papercuts bukanlah lagu rap, begitu pula album barunya yang melibatkan rocker Travis Barker sebagai produser, para penggemar yang lebih menyukai MGK sebagai musisi hip-hop, tentu akan sedikit kecewa.

Tak dipungkiri, MGK telah meraup kesuksesan di tangga lagu berkat album “Ticket to My Downfall” dalam satu tahun terakhir, di mana Travis Barker juga terlibat sebagai produser di album itu. Seolah belum bisa move on, MGK tampaknya belum ingin jauh-jauh dari lingkup punk rock dalam mengeksplorasi musik barunya.

Berita Lainnya