Swedish House Mafia dan The Weeknd Gantikan Kanye West Jadi Headliners di Coachella 2022

Kawula Muda, belum lama Swedish House Mafia dan The Weeknd juga rilis lagu kolaborasi!

The Weeknd dan Swedish House Mafia berkolaborasi dalam "Moth To A Flame". (TWITTER/SPOTIFY)
Thu, 07 Apr 2022


Teka-teki siapa yang bakal menggantikan posisi Kanye West sebagai headliners di Coachella 2022 terjawab sudah.

Pada 6 April 2022, pihak penyelenggara festival musik Coachella 2022 mengumumkan bahwa Swedish House Mafia dan The Weeknd akan menjadi headliners menggantikan Kanye West yang batal tampil di festival tersebut.

Kabar ini disampaikan melalui unggahan di Instagram Coachella yang mengumumkan lineup terbarunya. Dalam unggahannya pihak penyelenggara memberi keterangan bertuliskan,”The Party & The After Party”.

Festival musik dan seni Coachella 2022 rencananya bakal digelar pada 15-17 April dan 22-24 April 2022 di Indio, California, AS. Swedish House Mafia dan The Weeknd akan tampil di slot Minggu malam penutupan festival, bergabung dengan Harry Styles (Jumat) dan Billie Eilish (Sabtu).

“Saya sangat menantikan momen ini dengan Swedish House Mafia dan The Weeknd menyelesaikan slot Minggu malam tahun ini,” ujar Paul Tollett, presiden/CEO promotor Coachella, Goldenvoice.

“Coachella memiliki hubungan khusus dengan Abel (The Weeknd) dan saya sangat berterima kasih atas penampilan artis-artis ikonik ini di panggung yang sama,” ujarn Paul seperti yang dikutip dari Variety.

Pengumuman lineup terbaru Coachella ini dilakukan setelah Kanye West memutuskan untuk mundur dari posisinya sebagai headliners di festival tersebut. Hingga saat ini masih belum jelas apa alasan Kanye memilih untuk mundur.

Sebelum membatalkan penampilannya, nama Kanye West di Coachella sempat menjadi perbincangan hangat. Bahkan sebuah petisi di Change.org menyerukan agar nama Kanye West dihapus dari jajaran headliners festival musik itu.

Menurut para penggagas petisi, perilaku Kanye terhadap mantan istrinya, Kim Kardashian dan juga kekasih barunya, Pete Davidson sudah sangat keterlaluan.

Sejauh ini, petisi itu telah mendapatkan 49.000 tanda tangan. Apakah petisi ini juga memengaruhi keputusan Kanye untuk mundur dari Coachella, hingga kini belum ada kejelasan.

Awal Februari lalu, Kanye sempat mengancam bahwa ia akan menarik diri dari festival tahun ini setelah menuntut sesama headliners yaitu Billie Eilish meminta maaf pada Travis Scott.

Hal ini bermula ketika Billie Eilish menghentikan pertunjukannya di Atlanta untuk meminta krunya memberikan inhaler kepada seorang penggemar yang mengalami masalah pernapasan di depan panggung.

“Saya menunggu orang-orang sampai baik-baik saja sebelum saya lanjutkan,” kata Billie saat itu.

Kata-kata ini dinilai oleh Kanye sebagai bentuk penghinaan terhadap Travis Scott atas insiden di festival Astroworld di Houston pada November lalu.

Namun, Billie memilih untuk tidak meminta maaf karena menurutnya ia tidak mengatakan apa-apa tentang Travis dan hanya memberikan bantuan pada seorang penggemar.

Berita Lainnya