Belum Kelar Covid-19, Puluhan Mahasiswa di China Bertumbangan Diserang Norovirus

Hai Kawula Muda, bukan termasuk keluarga virus corona, kenapa norovirus bisa menyerang China?

Ilustrasi virus. (FREEPIK)
Tue, 13 Oct 2020

Belum kelar urusan Covid-19, China kembali harus menghadapi serangan virus bernama norovirus.

Seperti diberitakan Xinhua pada Minggu (11/10/2020), pihak Universitas Taiyuan, ibu kota Provinsi Shanxi, China Utara, lebih dari 70 mahasiswanya mengalami diare dan muntah-muntah sejak Rabu (7/10/2020).

Departemen Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Taiyuan kemudian mengambil sampel dari 28 kasus mahasiswa korban untuk dilakukan tes norovirus. Hasilnya menunjukkan bahwa 11 sampel dinyatakan positif.

Norovirus bukan termasuk dalam keluarga virus corona yang kini tengah mewabah secara global. Jika virus corona menyebar dari manusia ke manusia melalui cairan, norovirus menyebar dari kotoran orang yang terinfeksi.

Umumnya penderita norovirus akan mengalami gejala gastrointestinal seperti mual, muntah, sakit perut, dan diare dalam waktu 24 jam setelah makan makanan yang terkontaminasi.

Setelah kejadian, pihak Universitas Keuangan dan Ekonomi Shanxi langsung melakukan disinfeksi di kompleks asrama, ruang kelas, kantin, dan area publik lainnya.

Edukasi kesehatan pun diperkuat dan dilakukan pemantauan gejala untuk semua staf dan mahasiswa. Saat ini otoritas pengendalian dan pencegahan setempat masih menyelidiki sumber infeksi.

Ilustrasi proses penularan norovirus. (FREEPIK)

  

Pernah terjadi di pesta Olimpiade Korsel 

Norovirus ternyata sebelumnya pernah ditemukan saat gelaran Olimpiade musim dingin di Pyeongchang, Korea Selatan, pada 2018. Penyelenggara Olimpiade saat itu mengungkapkan, setidaknya 177 orang yang terinfeksi.

Penyebaran virus diketahui muncul menjelang upacara pembukaan dan membuat 1.200 staf keamanan dikarantina. Mereka pun digantikan sementara oleh para tentara.

Sejak ditemukan kasus tersebut, sejumlah organisasi langsung menguji kualitas air bersih, memeriksa vanue, restoran, hotel, dan akomodasi pekerja.

Pernah serang toko donat di AS 

Sementara di Ohio, Amerika Serikat, penyebaran norovirus pernah dilaporkan berasal dari sebuah toko donat Mama C’s Donuts.

Sebuah laporan diungkapkan oleh pengunjung yang makan di restoran donut itu antara 4-7 Agustus 2017. Kemudian toko tersebut tutup karena ada 230 kasus terkait norovirus. Banyak konsumen mengklaim bahwa mereka mengalami sakit setelah makan di sana.

Sampel yang diambil dari restoran tersebut dinyatakan positif mengandung patogen norovirus. Virus menyebar saat karyawan tengah menyiapkan donat untuk dijual.

Berita Lainnya