Cacar Monyet Jadi Darurat Kesehatan Global, Begini Tips Mencegah Penularannya!

Kawula Muda, waspada cacar monyet, ya!

Ilustrasi cacar monyet. (FREEPIK)
Mon, 25 Jul 2022


Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan cacar monyet sebagai darurat kesehatan global, level alarm tertinggi. 

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebut keputusan penetapan status PHEIC ini berdasarkan rapat darurat bersama komite WHO. Bulan lalu, kasus cacar monyet berjumlah 3.040 kasus dan tersebar di 47 negara.

"Saya memutuskan cacar monyet sebagai public health emergency of international concern (PHEIC) atau darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian nasional," ungkap Tedros dikutip dari Channel News Asia, Sabtu (23/7/2022).

Tedros menegaskan ada kekhawatiran jelas terkait wabah cacar monyet secara internasional. Menurut WHO, cacar monyet tergolong moderat secara global di semua wilayah, terkecuali di kawasan Eropa yang risikonya dianggap tinggi.

"Meskipun saya mendeklarasikan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional, untuk saat ini wabah ini terkonsentrasi di antara pria yang berhubungan seks dengan pria, terutama mereka yang memiliki banyak pasangan seksual," kata Tedros.

Bagaimana cara pencegahannya?

Ilustrasi sampel cacar monyet. (FREEPIK)

 

Dikutip dari situs resmi kampus, Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof Dr. drh. Wayan Tunas Artama memberikan tips mencegah merebaknya wabah cacar monyet.

Berikut tips dari Prof Dr. drh. Wayan Tunas Artama:

1. Pembatasan dan transportasi hewan perlu dipertimbangkan dan diperketat, terutama dari daerah endemik dan negara-negara dengan wabah tersebut.

2. Hewan yang diduga telah kontak dengan hewan terinfeksi perlu dikarantina serta ditangani sesuai dengan standar pencegahan dan dilakukan observasi gejala cacar monyet selama 30 hari.

3. menjaga kebersihan tangan secara rutin dengan mencucinya menggunakan sabun atau handsanitizer, memakai masker, menerapkan hubungan seksual yang aman, serta etika batuk dan bersin yang benar.

Dengan masa inkubasi berkisar 6 hingga 13 hari, gejala penyakit cacar monyet pada manusia memiliki kemiripan dengan penyakit cacar. Beberapa tanda yang muncul seperti demam (>38,5°C), kelemahan, menggigil dengan atau tanpa keringat, nyeri tenggorokan dan batuk, pegal-pegal, pembengkakan kelenjar limfa, sakit kepala.

Lalu diikuti dengan kemunculan ruam makular-papular berbatas jelas, vesikular, pustular, hingga lesi berkeropeng.

"Edukasi dan peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap faktor risiko dapat dijadikan strategi utama untuk menurunkan paparan terhadap virus cacar monyet," terang pakar biokimia dan biologi molekuler ini.

Berita Lainnya