Hampir 100% Warga Indonesia Miliki Antibodi, Boleh Lepas Masker?

Simak penjelasannya, yuk Kawul Muda!

Indonesia telah resmi memasuki gelombang tiga Covid-19. (Reuters.com)
Thu, 21 Apr 2022


Menurut hasil survei, 99,2 persen masyarakat Indonesia di 21 kota/kabupaten Pulau Jawa-Bali sudah memiliki antibodi Covid-19. Lalu, apakah sekarang boleh melepas masker?

Pakar Epidemiologi dari Universitas Indonesia, Pandu Riono mengatakan, antibodi yang tinggi dalam level komunitas maupun populasi, tetap harus menaati peraturan protokol kesehatan yang telah ada.

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. (PIXABAY)

 

"Bukan berarti lepas masker, yang ada malah peningkatan kasus lagi. Lonjakan kasus di China terjadi karena vaksinasi lansia tidak sebaik di Indonesia. Kita tetap harus konsisten pada lansia," terangnya dalam konferensi pers virtual, dilansir dari Suara.

Melihat dari hasil survei, menurut Pandu, perbandingan pada periode Desember 2021 dengan Maret 2022 menunjukkan imunitas penduduk yang tinggi di wilayah setempat dapat mengurangi risiko kematian, dengan diikuti oleh peraturan PPKM.

Walau imunitas penduduk adalah modal dasar untuk mencegah virus, tidak menutup kemungkinan berbagai mutasi virus lainnya bisa saja terjadi kembali.

Dalam kesempatan yang sama, peneliti sero survei Covid-19, Muhammad N Farid, juga menuturkan tidak memungkiri adanya peningkatan kasus di tengah masyarakat yang punya antibodi.

"Infeksi masih bisa saja terjadi. Misalnya di Jakarta bulan Maret lalu terjadi peningkatan. Meskipun Desember antibodinya meningkat, tetapi kasusnya (covid-19) akhirnya meningkat juga," terangnya, dalam laman Detik.

Jadi, tetap pakai maskermu dan taati protokol kesehatan selalu ya, Kawula Muda!

Berita Lainnya