Demi Rekor! Pria Nigeria Coba Menangis 7 Hari Non-Stop Berakhir Buta Sementara

Ada-ada kelakuan pria satu ini, Kawula Muda!

Tembu Daniel, Pria asal Nigeria yang memecahkan Rekor Guinness World Record (INSTAGRAM/237_towncryer)
Thu, 27 Jul 2023


Kawula Muda, Seorang pria asal Nigeria menantang dirinya untuk menangis selama tujuh hari, demi memecahkan Guinness World Records.

Diketahui, pria bernama Tembu Daniel Ebere dikenal sebagai komedian dan content creator dengan memiliki 343 ribu pengikut di Instagram, dengan nama akun @237_towncryer yang memaksakan dirinya untuk menangis selama tujuh hari penuh demi mencoba memecahkan rekor dunia dengan menangis tanpa henti selama 100 jam.

Tembu Daniel memulai kegiatan menangisnya itu pada Minggu (09/07/2023). Namun, baru enam jam menangis, Tembu langsung menghentikan kegiatan menangisnya dikarenakan dirinya mengalami efek samping yang menyebabkan sakit kepala hebat serta wajah dan matanya membengkak.

Parahnya, mata Tembu sempat mengalami kebutaan selama 45 menit, yang hampir membuatnya buta total.

Tembu Daniel, Pria asal Nigeria yang memecahkan Rekor Guinness World Record (INSTAGRAM/237_towncryer)

 

Berdasarkan peristiwa yang hampir membuatnya mengalami kebutaan total ternyata tidak membuatnya jera. Dirinya akan mengulangi kembali tantangannya itu demi namanya bisa mencatatkan namanya dalam Guinness World Record.

“Saya harus melakukan strategi yang baru dan mengurangi rintihan menangis,” ungkap Tembu dilansir dari Detik, yang mengutip dari Oddity Central.

Diketahui, Tembu akhirnya berhasil untuk menangis tanpa henti selama 100 jam dengan mengunggah pencapaiannya itu dalam video Instagram pada hari Sabtu (22/07/2023).

“Kita Berhasil melakukannya, 100 jam menangis dalam 7 hari, Terima kasih atas dukungan kalian yang luar biasa. Aku mencintai kalian semua,” tulisnya dalam keterangan.


Meski begitu, pencapaian yang didapat oleh Tembu diiringi dengan konsekuensi. Walaupun dirinya tidak mengalami kebutaan, dirinya terkena timpanitis parah. Timpanitis atau Tympanites adalah peradangan pada gendang telinga yang disebabkan oleh bakteri dan trauma. Saat gendang telinganya meradang, penyakit ini mampu berdampak serius pada pendengaran Tembu.

“Saya dalam perawatan medis dan merasa jauh lebih baik. Terima kasih kepada semua orang yang menghubungi saya, saya bersyukur dan senang membuat rekor ini,” ungkap Tembu.

Gimana menurut lo, Kawula Muda?

Berita Lainnya