Volume Kendaraan Naik Saat PPKM Level 1, Kemacetan Jakarta Mulai Kembali

Kawula Muda, sudah ada yang ngerasain belum nih?

Ilustrasi kemacetan Jakarta (UNSPLASH)
Wed, 10 Nov 2021

PPKM level 1 telah diterapkan di Jakarta sejak 2 November 2021 seiring menurunnya kasus Covid-19. 

Tentu dengan dibukanya kembali beberapa sektor ekonomi, salah satu permasalahan Jakarta mulai muncul lagi yaitu kemacetan. Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono mengatakan volume kendaraan di Jakarta naik 15-20 persen jika dibandingkan dengan PPKM sebelumnya.

“Kalau dilihat secara visual belum (naik) signifikan, masih 15-20 persen. Macet iya, tapi enggak sampe stuck,” ujar Argo melansir Berita Satu.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono (VOI)

Argo membandingkan kemacetan PPKM level 1 belum separah masa sebelum adanya pandemi Covid-19. Ia mengatakan antrean yang terjadi di level 1 belum sampai dua kali lipatnya.

Kecepatan kendaraan yang berlalu-lalang di Jakarta masih bisa mencapai 40-50 km/jam. Tentu berbeda jika dibandingkan saat sebelum pandemi di mana kecepatannya hanya di sekitar 20 km/jam.

Dalam PPKM level 1, berbagai sektor mulai dibuka dengan kapasitas maksimal 100 persen, seperti mal dan pusat perdagangan, serta perkantoran. Sektor perkantoran mulai dibuka menjadi 75 persen setelah sebelumnya hanya 50 persen saja di PPKM level 2.

Aktivitas bekerja kantoran ini yang bisa dibilang menjadi salah satu penyumbang kemacetan lalu lintas. Apalagi, kemacetan Jakarta paling tinggi di saat-saat rush hour.

Apakah jalan raya di Jakarta bakal kembali lagi seperti sebelum pandemi? Kita lihat perkembangannya nanti, ya!

Berita Lainnya