Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Apr 21 2021

    20 Gamers Cantik Kampanye Anti Kekerasan Seksual Untuk Sambut Hari Kartini!

    Kawula Muda, jagoan kalian siapa nih?

    (Esports ID)

    Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April, 20 gamers cantik akan bermain game League of Legends: Wild Rift dan Valorant.

    20 gamers ini akan bermain di acara Charity Match Kartini Day Ladies Showdown yang diadakan oleh UniPin dan bekerja sama dengan Riot Games SEA. Laga ini akan disiarkan secara langsung pada Youtube UniPin bertepatan di hari Kartini yaitu Rabu, 21 April 2021 pukul 19.00 WIB.

    Acara ini diadakan dengan tujuan membawa pesan untuk mendukung emansipasi wanita, khususnya dalam upaya melawan pelecehan seksual.

    Ke-20 gamers cantik diantara lain adalah Momo Chan, Nona Berlian, Punipun, Sherlin Tsu, Audrey FF, Morph Lintang, Debora Imanuella, Copuco, Yapfero, Diva Aura, Inayma, Fiachuu, Septivia Utami, Lily, Steffany Tanner, Kameaam, Debora Chan, Diana Sutrisno, Ella, dan Alexander Bella.

    Ke-20 gamers cantik ini akan dibagi menjadi dua kelompok yang masing-masing berjumlah 10 gamers. Kedua kelompok akan berhadapan satu sama lain.

    Dalam menyalurka donasi, UniPin dan Riot Games SEA akan bekerja sama dengan Lentera Sintasi Indonesia (LSI), lembaga yang telah banyak memberikan dukungan bagi para penyintas kekerasan seksual di Indonesia.

    Community and Channel Specialist Riot Games SEA, Brigitta Darmadji berharap acara ini dapat meningkatkan kesadaran terhadap kesadaran masyarakat terhadap Esports Indonesia yang ramah dan aman untuk perempuan.

    “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah yang berarti untuk meningkatkan kesadaran tentang pelecehan berdasarkan gender, membantu membuka percakapan dalam topic ini ke depannya,” ujar Brigitta.

    Selain charity match, UniPin dan Riot Games SEA juga akan menggelar kampanye #SheSpeaksOut yang mengundang para gamers untuk mendukung dan juga menyuarakan keresahannya terhadap pelecehan seksual.

    Editor Team

    COMMENT